Batal Berhaji, Gusiar: Manusia Berencana, Namun Allah yang Menentukan

Setelah menunggu delapan tahun, Gusiar (77) dinyatakan batal berhaji di tahun ini. Wabah Covid-19 menjadi alasan. Meski kecewa, Gusiar tak menyalahkan siapapun karena baginya manusia hanya bisa merencanakan, tapi Allah yang menentukan.

Batal Berhaji, Gusiar: Manusia Berencana, Namun Allah yang Menentukan' photo
Gusiar (kanan) saat ditemui oleh tim ACTNews di rumahnya di Kompleks UIN, Ciputat, Tangerang Selatan. Ia merupakan salah satu jemaah haji Indinesia yang batal berangkat dampak Covid-19. (ACTNews/Zahra Atikah)

ACTNews, TANGERANG SELATAN Gusiar pada Rabu (17/6) sedang berada di rumahnya yang ada di Kompleks Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan. Di usia yang telah menginjak 77 tahun, ibu dua anak itu tak banyak melakukan aktivitas di luar rumah. Hari-harinya lebih banyak dihabiskan di rumah bersama anak dan cucunya.

Istri dari mantan dosen IAIN Syarif Hidayatullah itu tahun ini dijadwalkan berangkat ke tanah Mekkah untuk menunaikan haji. Ibadah yang sudah direncanakan sejak bertahun-tahun lamanya harus batal akibat adanya pandemi Covid-19. Gusiar mengatakan, ia mendaftar untuk berhaji pada 2012 silam dan mendapat jadwal berangkat di tahun 2020. Penantian lamanya itu harus diikhlaskannya demi memutus rantai penyebaran virus corona.

Menyikapi pandemi dan batalnya ibadah haji ini, Gusiar mengungkapkan, calon jemaah tak boleh saling menyalahkan satu sama lain. Wabah Covid-19 pun tak ada satu pun orang yang mengingankan. Walau Gusiar juga mengakui bahwa dirinya kecewa, tetapi ia tak ingin menyalahkan siapa pun. “Semua ini merupakan ketentuan Allah, sehebat apa pun sebuah keinginan, manusia hanya bisa merencanakan,” ungkap Gusiar, Rabu (17/6).

Perempuan pensiunan guru ini menuturkan telah menyiapkan berbagai persiapan. Gusiar sudah melakukan empat dari 10 agenda manasik haji sebelum adanya larangan mengadakan perkumpulan. Terakhir kali ia melakukan manasik haji pada Maret lalu dan hingga kini belum ada lagi informasi yang jelas karena semua rangkaian persiapan ibadah haji dibatalkan. Dari pihak agen pemberangkatan haji pun mempersilakan jemaah mengambil kembali uang yang sudah disetorkannya. Akan tetapi, Gusiar memilih tak mengambilnya dengan harapan bisa mendapatkan kuota pemberangkatan di tahun berikutnya. “Dana itu (haji) memang saya alokasikan untuk ibadah, saya enggak kepikiran buat mengambilnya lagi. Semoga tahun depan bisa berangkat,” harap Gusiar.

Keberangkatan haji Gusiar ini merupakan yang pertama kali ia rencanakan. Sebelumnya, pada tahun 2014 atau dua tahun setelah ia mendaftarkan diri menjadi calon haji, Gusiar mendapat kesempatan untuk menunaikan umrah. Untuk itu, tahun ini memang menjadi harapan besar baginya memenuhi rukun Islam ke lima. Sayang, adanya pandemi membuatnya harus mengikhlaskan diri pada keadaan.

Batalnya keberangkatan haji Gusiar tahun ini tak menjadi alasan baginya untuk tidak menunaikan ibadah lain, yaitu berkurban. Gusiar telah berencana menunaikan kurban yang bakal disembelih di sekitar tempat tinggalnya di Ciputat.[] 


Bagikan

Terpopuler