Beasiswa Pendidikan Bantu Anak Palestina Kuliah

Bantuan biaya pendidikan diberikan untuk sejumlah mahasiswa yang berasal dari keluarga prasejahtera di Gaza, Palestina. Lewat beasiswa ini, para mahasiswa diharapkan bisa menebar pengetahuan kepada anak-anak Palestina yang lainnya.

beasiswa pendidikan palestina
Penyerahan simbolis bantuan pendidikan untuk mahasiswa Palestina. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Sebagai negara yang tengah dijajah, bukan hal mudah mengembangkan sektor pendidikan di Palestina. Keterbatasan finansial baik yang dialami oleh lembaga pendidikan maupun pelajar dan mahasiswa menjadi penghambat utama proses belajar mengajar di sana.

Belum lagi Israel kerap mengancam pembongkaran, bentrokan di jalan menuju sekolah antara pelajar dengan pasukan Israel, guru diberhentikan di pos pemeriksaan, dan aksi kekerasan lain oleh Israel.

Lembaga pendidikan di Palestina pun membutuhkan dana dan bantuan operasional lain karena ada penguranan dana bantuan di sekolah-sekolah. Namun, di balik semua perjuangan itu, siswa Palestina tidak pernah putus asa dan berharap bisa mewujudkan cita-citanya kelak.

Untuk mendukung perjuangan siswa Palestina, Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan bantuan dukungan pendidikan. Pada Maret ini, beasiswa pendidikan diberikan untuk sejumlah mahasiswa di Gaza. Mahasiswa-mahasiswa tersebut berasal dari keluarga prasejahtera.

Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Network ACT menjelaskan, bantuan diberikan agar mahasiswa-mahasiswa tersebut bisa melanjutkan kuliahnya. Setelah lulus nanti, mereka diharapkan dapat menebar pengetahuan kepada anak-anak Palestina yang lainnya.

"Palestina adalah salah satu negara yang mengakui kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945. Indonesia pun mempunyai ikatan batin yang erat dengan Palestina. Manifestasi persaudaraan ini dapat dibuktikan dengan hadirnya Indonesia untuk mendorong kemerdekaan Palestina. Bentuk dukungan yang kita berikan bukan hanya dalam bentuk pangan, air bersih, atau medis. Namun harus juga dalam dukungan pendidikan untuk anak-anak disana, agar mendapat ilmu  dan mampu mengembangkan potensi diri mereka," ujar Said, Jumat (18/3/2022).[]