Begini Detail Aksi Ambulans Berlogo Pemerintah Kota Padang di Gaza

Salah satu ambulans tersebut adalah sumbangan dari Pemerintah Kota Padang yang setiap harinya berpatroli ke daerah-daerah di Gaza Utara. Ambulans ini menyisir hampir seluruh daerah di Gaza Utara untuk memberikan layanan medis. Diantaranya adalah ke Jabalia, Beit Hanoun, dan Beit Lahia.

Ambulans ACT Pemerintah Kota Padang
Ambulans sumbangan pemerintah dan warga Kota Padang turut beraksi dalam membantu korban serangan Israel di Gaza. (ACTNews)

ACTNews, GAZA Peran tim medis dan ambulans amat penting dalam setiap penanganan korban krisis kemanusiaan, termasuk yang terjadi di Gaza, Palestina, baru-baru ini. Belakangan, ambulans berlogo pemerintah Kota Padang menarik perhatian masyarakat Indonesia. Bagaimana ambulans itu bisa sampai ke Gaza? Seperti apa kiprahnya selama ini?

  1. Dibeli di Palestina

Ambulans berlogo pemerintah Kota Padang merupakan buah kedermawanan masyarakat Padang, termasuk dukungan Pemerintah Kota dan ASN Kota Padang yang disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap. Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap Kota Padang Aan Saputra menjelaskan, donasi untuk ambulans digalang pada Januari hingga Mei 2020. “Ambulans dari para dermawan dan Pemerintah Kota Padang dibeli dan dimodifikasi langsung di Palestina,” kata Aan, Senin (17/5/2021).

Mobil ambulans ACT - Pemkot Padang. (ACTNews)

  1. Berpatroli setiap hari

Ambulans ini menyisir hampir seluruh daerah di Gaza Utara untuk memberikan layanan medis. Diantaranya adalah ke Jabalia, Beit Hanoun, dan Beit Lahia.

“Di Gaza Utara, ambulans kita sudah menjangkau daerah-daerah yang terkena serangan, seperti  di Jabalia, Beit Hanoun, dan Beit Lahia. Ambulans ACT-Pemkot Padang juga ambil serta dalam aksi kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kesehatan dan mengantarkan korban menuju rumah sakit di wilayah Gaza,” ujar Said Mukaffiy dari Tim Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap.

Said melanjutkan, di masa-masa sulit seperti yang terjadi di Gaza hari ini, ambulans beroperasi tanpa henti untuk memastikan agar tidak ada korban yang tidak mendapatkan layanan kesehatan. Para petugas medis selalu sedia setiap saat untuk memberikan layanan kesehatan kapanpun dibutuhkan.

Selain itu, ambulans tidak hanya digunakan untuk mengantar warga yang terluka. Pada Senin (17/5/2021), ambulans mengantar perempuan dan anak-anak yang berjalan kaki ingin menuju sekolah Om Al Naseer Elementary School di daerah Al Naseer, Gaza Utara. Tim ambulans ACT memberikan tumpangan kepada perempuan dan anak-anak tersebut agar bisa sampai di sekolah dasar Al Naseer lebih cepat.

  1. Dilengkapi perlengkapan medis

Bukan hanya sebagai kendaraan mobilisasi pasien, ambulans ACT-Pemerintah Kota Padang dilengkapi monitor (vital signs), tabung oksigen, pulse oximeter, hingga alat pengukur tekanan darah. Semua alat ini merupakan alat medis yang menunjang pelayanan tim medis. 

  1. Tim asal Gaza

Ambulans Aksi Cepat Tanggap dikemudikan oleh warga Gaza  bernama Jamal Al Motawak, juga terdapat seorang perawat bernama Hussein Al Sultan, dan dokter Ibrahem Ramadhan yang siap bertugas setiap hari.

  1. Beraksi Sejak November 2020

Aramada kemanusiaaan dukungan masyarakat Kota Padang ini memulai aksinya pada permulaan musim dingin 2020. Selama sepekan, ambulans melayani puluhan pasien yang tersebar hampir di seluruh Jalur Gaza, seperti Kamp Jabalia, Beit Lahia, Beit Hanoun, Desa Om Al Nasser, Kompleks medis Al Shifa medical. Ambulans tersebut juga melayani perpindahan pasien dari Rumah Sakit Indonesia ke Gaza Utara.[]