Bekasi Dikepung Banjir, Belasan Kecamatan Terdampak

Belasan kecamatan di Kota dan Kabupaten Bekasi tergenang banjir. Banjir datang setelah hujan dengan intensitas lebat mengguyur Bekasi sejak Sabtu (6/2/2021) lalu.

relawan ACT evakuasi korban banjir bekasi
Relawan sedang melakukan evakuasi saat banjir menerjang Bekasi. (ACTNews)

ACTNews, BEKASI – Duka kembali menyapa negeri, di tengah pandemi yang tak tahu kapan pergi, bencana pun silih berganti terjadi. Terbaru, kini banjir mengepung sejumlah wilayah di KOta dan Kabupaten Bekasi pada Senin (8/2/2021) seiring dengan hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (6/2/2021). Banjir merendam dengan ketinggian mulai dari 30 sentimeter sampai hampir 2 meter.

Ada 17  kecamatan di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi yang terendam banjir. Kabupaten Bekasi menjadi wilayah yang paling terdampak. Sebanyak 12 kecamatan terendam banjir, meliputi Cibitung, Tambun Utara, Cabangbungin, Sukakarya, Kedungwaringin, Sukawangi, Tambun Selatan,  Cikarang Utara , Pebayuran, Muaragembong, Setu, dan Cikarang Timur.

Di antara 12 kecamatan tersebut, Cikarang Utara jadi wilayah yang paling parah mengalami banjir. Akibat luapan aliran Kali Ulu yang melintas di daerah tersebut, permukiman warga di dua desa, yakni Desa Tanjung Sari dan Karang Raharja terendam banjir hampir dua meter.

Tidak hanya banjir, angin puting beliung pun memporak-porandakan pemukiman di Desa Taman Sari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Akibatnya, 73 rumah rusak. Sebanyak 13.021 Kepala Keluarga juga terdampak banjir di titik itu.


Tim Tanggap Darurat ACT melakukan monitoring di lokasi terjadi banjir di Bekasi. (ACTNews)

Sementara secara keseluruhan di Kota Bekasi, berdasarkan data yang diterima dari BPBD Kota Bekasi, banjir terjadi di 5 kecamatan, ratusan rumah terendam banjir. Banjir yang terjadi di Kota Bekasi bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga 1 meter.

Kecamatan tersebut meliputi Jatiasih, Rawa Lumbu, Medan Satria, Bekasi Barat, Bekasi Utara, dan Bekasi Timur. Berdasarkan informasi dari BPBD Kota Bekasi, di kawasan Pondok Hijau Permai, Bekasi Timur, ada 1.100 Kepala Keluarga di empat lingkungan RW. Selain di wilayah Pondok Hijau Permai, banjir cukup mencolok juga terjadi di kawasan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara.


Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bekasi Rizky Renanda mengatakan, banjir yang terjadi akibat intensitas hujan lebat disertai angin kencang terjadi di Bekasi sejak Sabtu (6/2/2021) lalu. “Tim Emergency Response dan para relawan ACT serta Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kota Bekasi sudah bergerak untuk melakukan evakuasi warga terdampak dan penanganan bersama BPBD Kota Bekasi. Kami juga sudah memberikan bantuan emergency bagi warga terdampak puting beliung di Bantargebang,” ujar Rizky.

Untuk itu, Rizky menuturkan agar para Sahabat Dermawan, bersama ACT Bekasi bergerak bersama selamatkan saudara sebangsa yang terdampak banjir di Bekasi melalui sedekah terbaik. “Kami mengajak masyarakat luas untuk bisa membantu meringankan duka saudara sebangsa melalui sedekah di tautan Indonesia Dermawan,” pungkas Rizky. []