Belasan Armada ACT Turun Atasi Kekeringan di Cibarusah

Selain Humanity Water Tank, ACT juga menurunkan sebuah Humanity Food Truck untuk mendistribusikan bantuan pangan serta Ambulans Pre Hospital untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di sana.

ACTNews, BEKASI – Belasan armada milik ACT berangkat dari Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi menuju Kecamatan Cibarusah, guna menangani bencana kekeringan di sana. Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, bersama Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bodetabek Catur Widodo melakukan pelepasan armada tersebut secara simbolik, dengan mengayunkan bendera merah putih dan bendera ACT secara bersamaan.

Selain tiga belas truk tangki air, ACT juga menerjunkan Ambulans Pre-Hospital dan Humanity Food Truck ke Cibarusah untuk memberikan pelayanan kesehatan dan makanan gratis bagi masyarakat. Selain itu, dua buah armada tangki air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bekasi, juga ikut diturunkan.

Eka menyambut baik berbagai aksi yang dilakukan oleh ACT hari itu. Menurutnya, aksi dari ACT ini juga turut membantu kerja pemerintah yang juga telah melakukan berbagai upaya dalam mengatasi kekeringan di Cibarusah.

“Kita (pemerintah) sudah menyalurkan PDAM, kita sudah membuat embung-embung penampungan air. Tentu saja masih banyak kekurangan di sana-sini, dan tentu saja kehadiran ACT membantu sekali,” kata Eka dalam sambutannya.


Bagi Eka, aksi kemanusiaan hari itu merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Terutama ketika ia diberitahu bahwa aksi distribusi air bersih ini tidak hanya dilakukan di Bekasi saja, melainkan di hampir seluruh wilayah terdampak kekeringan di Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi dengan apa yang dilakukan oleh ACT. Mudah-mudahan ini dapat membantu masyarakat kita yang ada di Cibarusah yang saat ini sedang dilanda kekeringan,” kata Eka. Melalui berbagai upaya tersebut, ia berharap ke depannya kekeringan tidak menjadi bencana rutin yang dialami warga Bekasi sekalipun kemarau melanda mereka.

Selain berbagai upaya untuk mengatasi kekeringan, ACT juga melakukan upaya pelayanan kepada masyarakat, baik dari sisi medis maupun pangan. Sutaryo selaku Koordinator Aksi Kekeringan Nasional di Cibarusah hari itu, menjelaskan bahwa aksi pelayanan ini dilakukan mengingat kekeringan bisa berdampak kepada kesejahteraan masyarakat.

“Kekeringan ini termasuk bencana yang berat bagi manusia. Karena kekeringan ini, praktis mereka tidak bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari. Untuk konsumsi misalnya, mereka kekurangan air, tidak bisa masak. Lahan-lahan pertanian sebagai sumber mata pencaharian juga hilang karena kekeringan,” jelas Sutaryo.

Total air yang akan disebarkan oleh Humanity Water Tank di tiga belas titik di Cibarusah pada hari itu mencapai sekitar 104.000 liter air. Sutaryo mengatakan distribusi air untuk Cibarusah ini rencananya akan terus berlanjut ke depannya karena masih banyak lagi daerah di Cibarusah yang masih membutuhkan.

“Hari ini bukan hanya pertama, selanjutnya kita akan terus menyusur ke daerah-daerah di Cibarusah. Karena dengan 104.000 liter air untuk hari ini saja, tentu tidak akan cukup untuk mendistribusikannya di 7 desa di Kecamatan Cibarusah ini. Ke depannya, kita memang berencana melakukan distribusi lagi di kecamatan ini,” kata Sutaryo. []