Belasan Guru Prasejahtera di Semarang Terima Beaguru

Program Sahabat Guru Indonesia dari Global Zakat – ACT masih terus berlanjut. ACT Jawa Tengah kembali membantu beberapa guru prasejahtera, Ahad (9/2).

Belasan Guru Prasejahtera di Semarang Terima Beaguru' photo
Lima belas guru di Semarang, Jawa Tengah menerima bantuan hidup dari program Sahabat Guru Indonesia, Ahad (9/2). (ACTNews)

ACTNews, SEMARANG Program Sahabat Guru Indonesia dari Global Zakat – ACT masih terus berlanjut. Penyerahan bantuan diterima secara langsung oleh lima belas guru prasejahtera di Semarang, Ahad (9/2) lalu. Melalui penghargaan sederhana ini, ACT berharap para pahlawan pendidikan di berbagai wilayah di Semarang dapat terus ikhlas berbagi dengan anak-anak generasi penerus bangsa.

Kepala Cabang Global Zakat - ACT Jawa Tengah Giyanto mengatakan, program Sahabat Guru Indonesia berkomitmen meluaskan penerima manfaat hingga ke pelosok negeri. SGI berfokus membersamai para guru yang masih hidup dalam keterbatasan ekonomi. “Insyaallah program Sahabat Guru Indonesia akan berkesinambungan di berbagai wilayah Jawa Tengah,” terang Giyanto.

Dalam beberapa pekan yang akan datang, Global Zakat - ACT Jateng akan kembali membantu beberapa guru prasejahtera. Saat ini pendataan calon penerima manfaat lainnya tengah dilakukan. “Setelah semua data valid, barulah kita implementasikan. Jadi penerima manfaatnya juga benar-benar tepat,” kata Giyanto.

Murniyati (40), guru TPQ Nasrullah Karangrejo yang ikhlas mendermakan ilmu tanpa dibayar, adalah salah satu penerima manfaat program Sahabat Guru Indonesia. Wanita paruh baya tersebut hidup bersama suami dan tiga orang anak. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Murniyati berjualan sosis bakar di depan minimarket sepulang mengajar. 

Murniyati mengaku, program Sahabat Guru Indonesia sangat menyemangatinya dalam mengajar. "Program ini sangat bagus. Semoga program SGI semakin meluaskan penerima manfaat. Saya yakin ini dapat memacu para guru lebih bersemangat mendidik para generasi bangsa," tutur Murniyati.[]


Bagikan