Bentuk Kepedulian KPP Pratama Tasikmalaya terhadap Santri Prasejahtera

Bersinergi dengan ACT, KPP Pratama Tasikmalaya menyebarkan maslahat program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI).

Bentuk Kepedulian KPP Pratama Tasikmalaya terhadap Santri Prasejahtera' photo
Kebahagiaan Santri Pondok Pesantren ISTAQ saat menerima bantuan beras dari ACT dan KPP Pratama Tasikmalaya. (ACTNews/Rimayanti)

ACTNews, TASIKMALAYA - Kolaborasi kemanusiaan untuk memakmurkan santri prasejahtera di Tasikmalaya terus meluas. Ialah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tasikmalaya, institusi pemerintahan yang turut peduli pada kondisi santri-santri yang sangat membutuhkan. Bersinergi dengan ACT, KPP Pratama Tasikmalaya menyebarkan maslahat program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI).

Selasa (11/2), ACT dan KPP Pratama Tasikmalaya menyalurkan beras gratis untuk santri Pondok Pesantren ISTAQ. Pondok di Kotabaru, Kota Tasikmalaya. Pondok Pesantren ISTAQ mengajar tahfiz untuk ratusan anak yatim dan prasejahtera.

Pesantren ISTAQ sudah berdiri sejak tahun 2009 dengan jumlah santri sebanyak 224 orang, yang mana  130 orang di antaranya adalah santri yatim. Mayoritas santri berasal dari keluarga prasejahtera sehingga biaya administrasi dibebaskan untuk semua santri. Untuk kebutuhan sehari-hari, pesantren ini sering juga mendapatkan bantuan dari beberapa donatur yang menzakatkan atau menyedekahkan sebagian dari hartanya.

Nina, santri pesantren ISTAQ, mengutarakan rasa terima kasih atas bantuan beras yang disalurkan ACT dan KPP Tasikmalaya. “Terima kasih atas bantuan beras yang dikirimkan untuk saya dan teman-teman. Semoga ACT dan KPP Pratama diberikan keberkahan oleh Allah dan kelancaran atas segala urusannya,” ungkap Nina.

Program Beras untuk Santri Indonesia merupakan program bantuan pemenuhan pangan santri yang sangat membutuhkan. M. Fauzi Ridwan dari Tim Program ACT Tasikmalaya mengatakan bahwa program-program kemanusiaan ACT sangat terbuka bagi dermawan untuk berkolaborasi. “Alhamdulillah, saat ini KPP Pratama Tasikmalaya berkolaborasi untuk menjangkau lebih banyak santri yang membutuhkan. Insyaallah ke depannya bisa menciptakan kolaborasi kebaikan lainnya yang hebat bersama-sama,” tutup Fauzi. []


Bagikan