Beragam Aksi ACT dalam Banjir Jabodetabek 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam, Tim Tanggap Darurat ACT bersama Masyarakat Relawan Indonesia melakukan berbagai aksi penyelamatan terhadap korban banjir di Jabodetabek. Hingga Ahad (21/2/2021), evakuasi, layanan medis, dan distribusi makanan siap santap terus dilakukan, didukung armada-armada kemanusiaan ACT yang siaga di sejumlah lokasi terdampak.

ACT evakuasi korban banjir
Tim Tanggap Darurat menyelamatkan seorang warga yang terjebak banjir di Perum ikpn Bintaro, oleh regu 1 tim DER ACT MRI Jakarta. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA – Jenazah Usman (65) langsung dibawa ke Masjid Nurul Hidayah. Warga RT 5/3 Petogogan, Jakarta Selatan, itu langsung dimandikan, disalatkan, dan disemayamkan di pemakaman umum. Usman adalah salah satu korban banjir yang ditemukan meninggal dunia oleh Tim Tanggap Darurat Aksi Cepat Tanggap, Sabtu (20/2/2021).

Selain Usman, Tim Tanggap Darurat ACT juga menyelamatkan seorang ibu dan anaknya yang terjebak banjir di Perumahan IKPN Bintaro, Jakarta Selatan. Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (19/2/2021) malam membuat air cepat naik ke permukiman warga.

Komandan Tim Tanggap Darurat ACT Kusmayadi menjelaskan, sejak Sabtu lalu, 11 regu evakuasi telah ditugaskan ke masing-masing lokasi. "Ada tim kami yang bersiaga di markas komando tim Tanggap Darurat ACT, sementara tim kami yang sudah aksi ada di Kabupaten dan Kota Bekasi, Karawang, Ciledug, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Di seluruh wilayah Jabodetabek relawan kami juga bersiaga. Total 81 relawan hadir membersamai masyarakat Jabodetabek dalam respons banjir kali ini. Di berbagai titik, sejak Sabtu, tim juga telah mendistribusikan makan siap santap," tegas Kusmayadi, Ahad (21/2/2021).

Aksi Cepat Tanggap juga membagikan makanan siap santap untuk sejumlah korban banjir Jabodetabek. Sabtu, 300 porsi makanan siap santap Humanity Food Van dibagikan kepada korban banjir di Jalan Bina Warga, Rawajati, Jakarta Selatan.

Aksi terus berlanjut pada Ahad, distribusi makanan siap santap dilakukan di Perumahan Wisma Tajur Ciledug, Kota Tangerang. Di wilayah tersebut banjir masih berketinggian 50-200 cm.

"Hari ini Humanity Food Truck juga membagikan 500 porsi makanan di wilayah Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Sedangkan di Kota Bekasi, tim medis tengah memberikan layanan kesehatan gratis," tambah Kusmayadi.


Aksi food Truck untuk korban banjir di Jakarta Timur, Ahad (21/2/2021). (ACTNews)

Penanganan total fase tanggap darurat

ACT terus mengerahkan relawan tanggap darurat untuk membantu evakuasi, memberikan layanan medis, hingga pendistribusian pangan dan logistik. Sejumlah armada kemanusiaan seperti Humanity Food Truck, Humanity Food Van, Ambulans Pre-Hospital, mobil dobel kabin, serta perahu karet diterjunkan untuk menunjang proses penanganan tanggap darurat. Tak hanya itu, Wakaf Distribution Center di Gunung Putri dan Gunung Sindur juga disiagakan untuk memasok kebutuhan logistik untuk para warga terdampak.

Posko Bencana Nasional dan sejumlah posko wilayah turut diaktivasi di titik-titik terdampak dan menyiapkan sejumlah bantuan yang diperlukan. “Kami telah siapkan 14 induk posko daerah yang ada di kota dan kabupaten di Jabodetabek, yang diikuti dengan pembentukan 123 posko unit yang tersebar di 123 titik lokasi banjir di Jabodetabek. Dan kita bersyukur relawan-relawan tangguh yang saat ini dapat kami siapkan dari Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta," terang Presiden ACT Ibnu Khajar, dalam konferensi pers penanganan tanggap darurat bencana di Jabodetabek, Sabtu (20/2/2021). 

Demikian masifnya manajemen bencana ini, sehingga Ibnu berharap para penyintas terus optimis dapat melewati ujian ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penanganan bencana ini. Bukan hanya dalam fase tanggap darurat, tetapi juga dalam langkah pencegahan.[]