Beras Gratis, Berkah Warga Maluku Tengah di Musim Paceklik

Menyalurkan amanah Sahabat Dermawan, Aksi Cepat Tanggap mengantarkan beras terbaik untuk warga prasejahtera di desa ujung utara pesisir Ambon.

Beras Gratis, Berkah Warga Maluku Tengah di Musim Paceklik' photo
Kepala Cabang ACT Maluku Wahab Loilatu bersama warga Dusun Sapuri, Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah, Jumat (31/1). Hari itu, sebanyak 1,5 ton beras dibagikan ke sejumlah warga desa, salah satunya Desa Hitu. (ACTNews/Maya)

ACTNews, MALUKU TENGAH – Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Maluku dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) mendistribusikan 1,5 ton beras untuk keluarga prasejahtera di Maluku Tengah, Jumat (31/1). Bantuan kemanusiaan itu menyapa 300 warga yang berada di Dusun Sapuri, Dusun Oli Tengah, dan Dusun Oli Atas di Desa Hitu, Dusun Waipoot di Desa Wakal, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Distribusi beras merupakan  salah satu program Sahabat Keluarga Prasejahtera Indonesia.

Ridwan selaku Kepala Dusun Sapuri mewakili warga berterima kasih kepada ACT. Ia mengatakan, sebagian besar warga Sapuri bermata pencaharian sebagai petani dan buruh bangunan. “Empat  bulan cuaca di Ambon begitu terik membuat tanaman mereka mati tidak dan tidak dapat bercocok tanam,” kata Ridwan. Sebab itu, Ridwan mengatakan, warga amat mensyukuri bantuan pangan yang datang di musim kering ini.

Beta selaku Kepala Dusun Sapuri mewakili warga Sapuri berterima kasih untuk ACT dan para dermawan yang telah memberikan beras secara gratis. Semoga Allah mengganti dengan rezeki yang lebih untuk ACT dan para dermawan” tambahnya.

Wian, warga Dusun Waipoot, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. Wian mengaku, saat ini lahan petani sedang dilanda kekeringan. “Untuk cocok tanaman pun tidak bisa. Harus mengambil air dari perkampungan. Jarak dari perkampungan ke kebun sekitar satu kilometer,” kata Wian.

Jalan yang harus dilalui warga pun menanjak dan terjal. Semua itu warga lakukan untuk menyirami tanaman mereka. Wian menambahkan, sudah hampir tujuh bulan warga harus bolak balik mengambil air dari perkampungan  ke kebun. “Kami berharap semoga dermawan ada yang membantu kebutuhan air bersih di Desa Waipoot,” harapnya.[]


Bagikan