Berbagai Elemen Masyarakat terus Mengalirkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Sangatta

Dua minggu pasca banjir Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, bantuan untuk warga terdampak banjir terus mengalir. Paket hygiene kit dan paket pangan dari UPZ Yaumil PT Badak NGL Bontang, serta paket perlengkapan sekolah dari mahasiswa diberikan kepada warga terdampak banjir di Desa Persiapan Pinang Raya.

bantuan untuk korban banjir sangatta
Warga terdampak banjir Sangatta menerima paket hygiene kit dari ACT dan UPZ Yaumil PT Badak NGL Bontang. (ACTNews)

ACTNews, KUTAI TIMUR – Dua minggu pascabanjir Sangatta tepatnya pada Kamis (31/3/2022), aktivitas belajar mengajar SDN 007 Persiapan Pinang Raya, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur masih terhenti. Selain itu, aktivitas warga juga belum normal.  

Di mana warga masih fokus membersihkan perabotan rumah dan material sisa banjir. Menurut Kepala Desa Persiapan Pinang Raya Rosliati, banjir selama lima hari dengan ketinggian air mencapai 2 meter membuat banyak perabotan rumah kotor atau rusak.

"Sekitar 70% warga Desa Persiapan Pinang Raya terdampak banjir kemari. Ketinggian air paling rendah 50 cm dan tertinggi mencapai dua meter. Kantor Desa terendam banjir kemarin," ungkap Rosliati, Kamis (31/3/2022).

Membantu meringankan warga Desa Persiapan Pinang Raya yang tengah membersihkan rumah dari material sisa banjir, ACT bersama UPZ Yaumil PT Badak NGL Bontang memberikan paket hygiene kit, pada Kamis (31/3/2022). Selain itu, UPZ Yaumil PT Badak NGL Bontang juga mendistribusikan paket pangan ke 14 dapur umum di Desa Persiapan Pinang Raya.

"Alhamdulillah, semoga bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat bagi warga dan kami berharap bencana seperti ini tidak terjadi kembali," kata Imron Kepala Cabang ACT Kaltim.[]

Atas bantuan tersebut, Muslimah warga Desa Persiapan Pinang Raya mengucapkan terima kasih. "Paket ini sangat bermanfaat bagi kami untuk membersihkan sisa sisa banjir  kemarin," tuturnya.

Bantuan Perlengkapan Sekolah

Sunardi Kepala Sekolah SDN 007 Persiapan Pinang Raya menjelaskan air banjir membuat banyak ruang kelas kotor dan perlengkapan di sekolah rusak. Saat itu ketinggian air mencapai satu meter.

"Dua minggu ini anak-anak masih kami liburkan dulu, kami fokus untuk membersihkan ruang-ruang kelas. Selain itu banyak perlengkapan sekolah rusak seperti 3.000 buku di perpustakaan sudah tidak dapat digunakan," kata Sunardi, Kamis (31/3/2022).


Pemberian paket perlengkapan sekolah kepada siswa SDN 007 Persiapan Pinang Raya. (ACTNews)

Sunardi melanjutkan, sekitar 470 murid Sekolah SDN 007 Persiapan Pinang Raya terdampak banjir. Seragam dan peralatan sekolah yang mereka punya kotor dan rusak akibat terkena banjir yang sangat tinggi.

Membantu meringankan beban siswa terdampak banjir, ACT bersama FKIP Universitas Mulawarman Samarinda (Unmul) mendistribusikan bantuan paket perlengkapan sekolah, Kamis (31/3/2022). Bantuan tersebut berasal dari mahasiswa FKIP Unmul dan masyarakat umum.

"Alhamdulillah kami dari seluruh Mahasiswa FKIP Universitas Mulawarman Samarinda yang tergabung dalam BEM FKIP dapat memberikan bantuan paket perlengkapan sekolah untuk para siswa yang terdampak banjir. Kami berharap bantuan ini dapat membantu siswa yang perlengkapan sekolahnya rusak,” kata Ryan salah satu Pengurus BEM FKIP Unmul.[]