Berbagi Kebahagiaan di Panti Jompo

Puluhan lansia di Panti Jompo Welas Asih, Singaparna, Tasikmalaya pada Jumat lalu mendapatkan paket pangan serta kunjungan dari tim ACT. Sambutan baik pun datang dari lansia. Tak hanya berterima kasih atas paket pangan, mereka pun merasa senang telah diajak berbincang untuk melepas rasa sepi.

Berbagi Kebahagiaan di Panti Jompo' photo
Tim ACT sedang mengajak berbincang salah satu lansia yang menghuni Panti Jompo Welas Asih di Singaparna, Tasikmalaya. (ACTNews)

ACTNews, TASIKMALAYA Panti jompo identik sebagai tempat orang lanjut usia menghabiskan masa hidupnya. Keterbatasan yang menjadikan lansia ini tinggal di panti. Salah satu panti jompo yang menampung lansia di Tasikmalaya ialah Panti Jompo Welas Asih. Kediaman yang berada di Jalan Singaparna, Cikadongdong ini menjadi tempat bagi 56 lansia.

Puluhan lansia yang tinggal di Welas Asih berasal dari Tasikmalaya serta kota di sekitarnya, seperti Bandung. Di panti jompo, fasilitas yang hadir jauh dari kata mewah. Bahkan, untuk ruang tidur saja masih kurang. Sehingga, sebagian lansia ada yang tidur di luar ruangan. “Lansia yang tinggal di sini datang dari berbagai kota. Ada yang sudah jarang dijenguk oleh keluarga, sampai ada yang sudah sama sekali tidak pernah dijenguk karena keluarga sudah menyerahkan secara penuh ke panti,” ungkap salah satu pengurus panti Eka, Jumat (13/11).

Untuk itu, dalam rangka silaturahmi sekaligus memenuhi kebutuhan pangan lansia, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tasikmalaya pada Jumat pekan lalu berkunjung ke Panti Jompo Welas Asih. Di sana, tim ACT juga coba mengajak obrol lansia sebagai cara melepas sepi mereka. Selain itu, hal ini juga dijadikan pelajaran untuk siapa pun agar bisa terus memuliakan orang tua.

“Bantuan pangan yang ACT kirimkan ke panti ada 75 paket makanan siap santap, 6 karung beras, 8 dus air mineral, sabun mandi, hingga minuman bervitamin,” jelas Fauzi Ridwan dari Tim Program ACT Tasikmalaya.

Hadirnya tim ACT kala itu disambut baik oleh pengurus serta penghuni panti jompo. Rasa terima kasih terucap dari Eka sebagai pengurus, juga penghuni panti lainnya. Fauzi mengatakan, distribusi pangan di panti jompo merupakan satu dari beberapa program ACT Tasikmalaya yang melibatkan lansia sebagai penerima manfaatnya.

Sebelumnya, ACT Tasikmalaya juga melakukan pendampingan terhadap lansia dalam bentuk pemberian rumah layak huni. Sudah puluhan rumah terbangun dan telah ditempati oleh lansia prasejahtera. Ke depannya, program untuk lansia akan terus berjalan dan meluas. “Semua ini tidak pernah dari peran dermawan yang menyalurkan sedekahnya melalui ACT Tasikmalaya,” tambah Fauzi.[]