Berbuka Bersama Keluarga Yatim Suriah di Perbatasan

Menu iftar dari dermawan Indonesia menjadi menu dalam buka puasa bersama yatim Suriah di Turki

Berbuka Bersama Keluarga Yatim Suriah di Perbatasan' photo

ACTNews, REYHANLI – Kedermawanan masyarakat Indonesia kembali menyapa pengungsi Suriah pada Ramadan ini. Senin (21/5) paket iftar didistribusikan bagi para anak asuh di salah satu rumah yatim pengungsi Suriah di Reyhanli, kota perbatasan antara Turki dan Suriah.

Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response (GHR) - Aksi Cepat Tanggap melaporkan, implementasi iftar kali itu dikhususkan bagi pengungsi dari keluarga yatim. “Senin kemarin ada 80 jiwa yang menerima paket iftar hari ini. Mereka adalah anak yatim dan keluarganya yang juga merupakan pengungsi Suriah di Turki. Program iftar ini kami selenggarakan di rumah-rumah yatim Suriah selama 10 hari ke depan,” terang Firdaus.

Menu iftar Senin itu berupa nasi briyani dan ayam berbumbu. Makanan itu menjadi salah satu menu istimewa berbuka puasa yang pernah mereka nikmati.




Para anak asuh dan ibu orang tua tunggal yang menjadi peserta berbuka puasa sore itu duduk dengan rapi. Di satu meja panjang, canda lebih dulu mengisi makan sembari menunggu azan magrib tiba. Tidak lama, susu, jus, sayur mayur dan khobz disiapkan. Wajah anak-anak semakin sumringah ketika makanan tiba.

Selain di Reyhanli, bantuan pangan iftar ACT juga menyapa keluarga muslim di Sanliurfa. Sehari sebelumnya, Ahad (19/5), 200 porsi iftar menjadi menu berbuka di Rumah Yatim Suriah Sanliurfa. Mereka adalah anak asuh, wanita lansia, juga para ibu tunggal.

Selain bantuan iftar, pada bulan-bulan sebelumnya, ratusan pengungsi Suriah di Turki juga menerima bantuan pangan khobz, paket pangan, dan obat-obatan.




Bantuan pangan dalam bentuk distribusi khobz telah dilakukan ACT sejak 2016. Kala itu, sebuah pabrik roti di Kota Kilis, Turki, dipersembahkan masyarakat Indonesia untuk pengungsi Suriah. Namun, pada April 2018, pabrik khobz berada di Reyhanli.

Hingga saat ini sekitar 450.000 orang pengungsi Suriah tinggal di Sanliurfa, sebagaimana data disebutkan Reliefweb. Sedangkan, lebih dari 3,6 juta pengungsi Suriah kini tinggal di Turki. []

Bagikan