Berdayakan Anak Yatim dengan Warung Wakaf

Berdayakan Anak Yatim dengan Warung Wakaf

Berdayakan Anak Yatim dengan Warung Wakaf' photo

ACTNews, TANGERANG – Melewati jalanan yang sedikit rusak dan berlubang, Tim Global Wakaf bergerak mengunjungi Warung Wakaf Dar El Rahmah. Warung yang diresmikan pada Selasa (22/1) lalu itu berlokasi di Kampung Pondok Elor, Desa Paku Alam, Kabupaten Tangerang dan berada di dalam lingkungan yayasan Dar El Rahmah yang berdiri di atas tanah wakaf. Di yayasan tersebut juga berdiri masjid dan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) dan Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TK IT).

Hj. Rahmah selaku pemilik yayasan dan pengurus majlis taklim di sana menuturkan, siswa-siswi di bawah naungan yayasannya mayoritas dari kalangan yatim dan prasejahtera yang kebanyakan berasal dari lingkungan sekitar. Mereka diberikan beasiswa penuh untuk menyelesaikan pendidikan di sana.

“Sebelum hadirnya Warung Wakaf ini, kita sudah berikan beasiswa penuh kepada anak-anak yatim dan prasejahtera. Nah, dengan keberadaan Warung Wakaf ini semakin memberikan kita kesempatan untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak yang membutuhkan. Karena sebagian besar dari keuntungan dari Warung Wakaf ini akan kita gunakan untuk keperluan beasiswa tersebut, selain juga untuk kemaslahan guru dan staf,” ujar Hj. Rahmah kepada Tim Global Wakaf.

Umi, begitu Hj. Rahmah dipanggil, bercerita lahirnya SD IT dan TK IT yang menampung anak yatim dan prasejahtera, dilatarbelakangi dari niatnya untuk membangun sekolah-sekolah berbasis Islam. Ia melihat perkembangan zaman saat ini dan budaya yang masuk ke Indonesia semakin buruk untuk perkembangan anak-anak dan gerenasi bangsa ke depannya. Oleh karena itu, saat ini anak-anak membutuhkan sekolah yang menanamkan fondasi keIslaman sejak dini.

“Tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi pendidikan informal juga kita berikan sehingga anak-anak memiliki fondasi dan pemahaman agama Islam yang kuat. Kehadiran Warung Wakaf di sekolah dan yayasan ini sangat membantu para masyarakat yang kurang mampu untuk bisa menempuh pendidikan agama yang berdasarkan Alquran dan Sunnah,” ucap Umi.

Umi sendiri sangat mengapresiasi program Warung Wakaf. Selain membawa semangat kebangkitan perekonomian umat, program ini juga sangat inovatif. “Biasanya wakaf hanya berbentuk tanah saja, tapi Warung Wakaf ini mengeluarkan inovasi yang sangat unik dalam berwakaf yaitu belanja sambil bersedekah. Jadi siapa pun bisa bersedekah dengan hanya berbelanja sama dengan beramal,” lanjutnya.

Bagi Umi, setiap rezeki yang dimiliki, sebagiannya adalah milik kaum yang membutuhkan dan anak yatim. Sehingga, dengan berbelanja di Warung Wakaf, wakaf yang diberikan akan memberi manfaat besar bagi mereka.

“Semoga selanjutnya Warung Wakaf bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan dan tidak hanya di setiap sekolah dan masjid tetapi di setiap desa untuk dapat membantu saudara-saudara sesama umat muslim yang membutuhkan,” pungkasnya. []

Tag

Belum ada tag sama sekali

Bagikan