BERISI Sapa Santri Penghafal Alquran Pesantren Alam Maroko

Pesantren Alam Maroko menjadi salah satu pesantren yang mendidik calon hafiz. Berlokasi di Kabupaten Bandung Barat, pesantren ini menjadi salah satu penerima manfaat program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI).

Santri dan pengajar Pesantren Alam Maroko menerima bantuan beras BERISI dari ACT. (ACTNews/Oby)

ACTNews, KABUPATEN BANDUNG BARAT -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Barat bekerja sama dengan Bekam Rukyah Centre (BRC) menyalurkan satu ton beras untuk santri dan pengajar di Pondok Tahfiz Alam Maroko, Cihampelas Kabupaten Bandung Barat, Kamis (16/1). Pendistribusian bantuan ini merupakan implementasi program Beras Untuk Santri Indonesia (BERISI).

Koordinator Tim Program ACT Jawa Barat Adi Nurdiansyah menjelaskan, Pondok Tahfiz Alam Maroko dipilih karena mayoritas santri mayoritas berasal dari keluarga prasejahtera. "Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pesantren mengandalkan bantuan-bantuan yang ada,” kata Adi. Bantuan beras tersebut memenuhi makan 45 santri dan 10 pengajar yang bermukim di pesantren tersebut.

Bantuan ini disambut baik oleh pihak Pondok Tahfiz Alam Maroko. Ustaz Abi selaku Pimpinan Pondok Tahfiz Alam Maroko bersyukur dengan kehadiran program BERISI. "Alhamdulillah. Hatur nuhun dan terima kasih untuk tim ACT Jabar dan juga BRC yang telah membantu program dakwah kami ini, serta membantu kehidupan santri juga ustaz pesantren kami,” ungkap ustaz Abi.

Pondok Tahfiz Alam Maroko merupakan tempat belajar bagi para santri yang ingin menghafal Alquran. Selain itu ada 57 mata pelajaran yang diajarkan, berbagai macam pelajaran olahraga, juga pengasahan soft skill lain. Pesantren ini juga memiliki suasana yang berbeda dengan pesantren lainnya, yaitu mengangkat konsep ponpes yang terbuka di alam.

Agenda BERISI ACT Jabar diharapkan dapat membantu keberlangsungan kegiatan santri di Pondok Tahfiz Alam Maroko. Tidak hanya itu, program BERISI diharapkan menjadi salah satu penguat perjuangan seluruh santri di Indonesia.[]