Berjuang Lawan Tumor, Dedek Ikhlas Amputasi Kaki

Berjuang Lawan Tumor, Dedek Ikhlas Amputasi Kaki

Berjuang Lawan Tumor, Dedek Ikhlas Amputasi Kaki' photo

ACTNews, MEDAN – Dedek Aripandi (15) kini hanya bisa terbaring lemah. Remaja asal Desa Suka Damai, di Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara saat ini dirawat di Rumah Sakit Murni Teguh Kota Medan. Sejak pertengahan 2018 lalu, Dedek divonis mengidap osteosarcoma atau tumor tulang.

Tumor ini tumbuh di kaki kanan Dedek. Sejak pertengahan 2018 silam, pertumbuhan tumor sangat cepat dan tergolong ganas. Dokter di Medan menyarankan untuk segera dilakukan amputasi sebelum tumor makin menyebar.

Yessi Oktaviana dari tim Mobile Social Rescue-ACT mengatakan, saat ini Dedek menjalani rawat jalan di rumah sakit di Medan. Selasa (26/2), tim MSR-ACT membawa Dedek dengan ambulan dari Serdang Bedagai. “Dedek menjalani rawat jalan, juga sebagai persiapan amputasi,” ungkap Yessi.

Selama satu hari perawatan di rumah sakit, sudah enam kantong infus serta dua kantong darah diberikan. Dedek mengalami kekurangan hemoglobin yang hanya 6 gram per desiliter. Jika tidak dinormalkan, dokter tidak akan menggelar operasi. Namun, kini kondisinya mulai membaik. Dari laporan tim MSR, pada Selasa malam sudah ada dokter anak yang melakukan kontrol dan menyatakan siap menggelar operasi.

Sejak Januari lalu, tim MSR sudah mulai melakukan pendampingan mengajukan tindak operasi untuk Dede. Namun, saat itu Dedek dan keluarga belum siap, membuat operasi tertunda.

Selain melakukan pendampingan medis, MSR juga melakukan pendampingan untuk keperluan administrasi. Pengurusan jaminan kesehatan dari pemerintah serta biaya transportasi ambulans ditanggung ACT. Penggalangan dana secara daring juga dilakukan melalui https://www.kitabisa.com/bantuarfiandi. “Operasional serta susu untuk Dedek juga kami tanggung,” tambah Yessi.

Berawal dari kecelakaan

Sekitar bulan Juni 2018 lalu, Dedek yang merupakan anak ke-3 dari pasangan Kasman dan Yati mengalami kecelakaan sepeda motor. Lutut kanannya luka, dan segera sembuh dalam beberapa pekan setelah dibawa ke rumah sakit.

Namun, beberapa bulan kemudian, Dedek mengeluh sakit pada lutut bekas lukanya. Pembengkakan juga terjadi di lutut kanan hingga ke betis dan semakin membesar hingga merambat ke paha. Dokter di Medan sudah menyarankan untuk amputasi. 

MSR melakukan pendampingan sejak Januari lalu. Bahkan, setelah dilakukan amputasi nanti, MSR akan terus melakukan pendampingan. "Rencananya akan ada kemoterapi pascaoperasi untuk segera memulihkan kondisi Dedek," pungkas Yessi. []

Tag

Belum ada tag sama sekali

Bagikan