Berkah Sumur Wakaf Sahabat Yasmeera Menyapa Wilayah Pesisir Bekasi

Abrasi laut serta tercemarnya aliran Sungai Citarum yang melintas di sepanjang Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, membuat air yang dipakai masyarakat sehari-hari jadi kurang layak konsumsi. Untuk menghadirkan air bersih, Global Wakaf - ACT bersama dengan dukungan produsen hijab Yasmeera membangun Sumur Wakaf untuk warga di pesisir Bekasi tersebut.

umur wakaf beserta MCK yang dibangun hasil dari wakaf Sahabat Yasmeera, di Kampung Biyombong, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. (ACTNews/Fhirlian Rizqi)

ACTNews, KABUPATEN BEKASI – Kecamatan Muaragembong merupakan salah satu daerah pesisir yang ada di Kabupaten Bekasi. Sepanjang tahun, warga di wilayah ini selalu mengalami krisis air bersih. Meskipun akses air sangat dekat, air yang ada belum dapat dikatakan layak konsumsi.

Pemicunya tidak lain karena abrasi laut serta tercemarnya aliran Sungai Citarum yang melintas di sepanjang Muaragembong. Satu-satunya solusi untuk mengatasi persoalan air bersih di wilayah yang berpenghuni lebih dari 35 ribu jiwa ini adalah dengan sumur bor kedalaman mencapai lebih dari 100 meter.

Hal tersebut pun diikhtiarkan oleh Global Wakaf – ACT bersama produsen hijab Yasmeera. Manfaat aliran air bersih dan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang laik pakai pun kini dirasakan oleh ratusan warga di Kampung Biyombong, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Seorang warga, Kartini (40) yang sudah menetap sejak lahir di Muaragembong, mengaku, kehadiran Sumur Wakaf dan MCK di Mushola Asyukron tersebut, sangat membantu warga sekitar termasuk ia beserta keluarga. Biasanya, air digunakan untuk mencuci, mandi, dan berwudu.

“Alhamdulillah perasaannya sangat senang sekali. Biar bagaimana pun sumber air di sini sangat diperlukan karena Kali Citarum sudah tidak bisa lagi digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Sebelumnya kita pakai air dari Kali Citarum, jadi dibikin kaya jamban di pinggir kali,” ujar Kartini, yang juga berprofesi sebagai guru.


Kartini (40) yang berprofesi sebagai guru, turut merasakan manfaat dari aliran air bersih yang berasal dari sumur wakaf di wilayah setempat. (ACTNews/Fhirlian Rizqi)

Berkah aliran air dari Sumur Wakaf ini merupakan hasil dari kolaborasi dalam program Shopping Charity Yasmeera bersama Global Wakaf – ACT. Founder Yasmeera Dicky Permana mengatakan lewat kolaborasi tersebut, ia ingin turut mewujudkan peradaban sedekah dengan mengajak Sahabat Yasmeera, sapaan akrab pelanggan produk-produk fashionnya untuk turut bersedekah lewat cara berbelanja.

“Ini (Di Muaragembong) adalah Sumur Wakaf kedua yang dibangun (Yasmeera bersama Global Wakaf – ACT), pertama itu ada di Sulawesi, tepatnya Kabupaten Sigi. Alhamdulillah kami sudah melihat sendiri bagaimana sumur ini memberikan manfaat. Kami sangat bersyukur karena tepat sasaran sebab di sini kebutuhan air bersih sangat vital,” kata Dicky ketika diwawancarai oleh Tim ACTNews.

Dicky pun mengungkapkan alasan mengapa pihaknya tertarik untuk turut berkolaborasi dengan Global Wakaf – ACT. Sebab menurutnya, dengan berbagi dan bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan, merupakan suatu kebahagiaan tersendiri.

“Harta itu bukan satu-satunya cara untuk mencari kebahagiaan. Kebahagiaan harus diciptakan salah satunya dengan bermanfaat buat banyak orang. Contohnya bisa dengan bangun sumur, perbaikan musala. Serta ke depan dengan program-program yang ada di Indonesia Dermawan, kita akan tertarik lagi insya Allah,” jelas Dicky.


Dicky juga menyampaikan, lewat program wakaf, ia berharap agar keutamaan-keutamaan dari wakaf dapat bermanfaat untuk ia dan keluarga baik di dunia dan di akhirat. “Orang pada dasarnya itu ingin bahagia. Menurut Ibnu Taimiyah, orang yang paling bahagia adalah ketika nafasnya berhenti, pahalanya

tetap mengalir. Dan salah satu caranya untuk bisa seperti itu adalah dengan bersedekah jariah atau wakaf,” katanya.

Ia juga menyambut positif penggunaan platform Indonesia Dermawan dalam setiap kolaborasi yang dilakukan antara Yasmeera dan ACT. Sebab menurutnya, platform tersebut sangat mudah digunakan dan diakses. “Sangat transparan, kita bisa lihat yang kita sedekahkan, lihat progresnya, dan lihat hasilnya, masya Allah,” kata Dicky.

Muhammad Ihsan dari Tim Global Wakaf – ACT Bekasi pun mengajak para dermawan untuk terus mendukung Global Wakaf – ACT dalam menyalurkan air bersih kepada para santri yang membutuhkan fasilitas. “Kami berharap kepedulian para dermawan dapat membantu para santri dalam mengejar ilmunya. Bantuan dapat disalurkan melalui laman Indonesia Dermawan atau dapat melalui transfer di BNI Syariah 8660291020020124 atas nama Aksi Cepat Tanggap,” ajaknya. []