Bernaung dan Belajar di Rumah Yatim Suriah

Hunian nyaman untuk anak-anak yatim di Reyhanli telah dihuni oleh keluarga-keluarga yatim dengan total sebanyak 85 jiwa. Sementara itu, hunian untuk yatim Suriah yang tengah dibangun di Aqrabat akan menampung keluarga-keluarga yatim dengan total sebanyak 100 jiwa.

rumah yatim act untuk pengungsi suriah
Rumah Yatim ACT di Reyhani, Provinsi Hatay, Turki. (ACTNews)

ACTNews, REYHANLI, AQRABAT - Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus memperhatikan kehidupan para pengungsi Suriah di dalam dan luar Suriah melalui penyediaan kebutuhan dasar untuk pengungsi, salah satunya dengan menyediakan hunian serta pendidikan untuk pengungsi Suriah melalui program Rumah Yatim. 

Rumah Yatim binaan ACT di Reyhanli akan beroperasi setidaknya untuk lima tahun ke depan . Rumah Yatim tidak hanya menjadi tempat bernaung, namun juga tempat para yatim Suriah mengenyam pendidikan.

"Di Rumah Yatim, anak-anak Suriah akan mengikuti kegiatan belajar mengajar, seperti pembelajaran Bahasa Turki, Bahasa Arab, Tahfiz Alquran, Fiqih, dan lainnya. Akan ada juga  pemberdayaan ibu-ibu dari anak-anak yatim berupa pengajaran fikih dan sebagainya. Para penghuni Rumah Yatim binaan ACT ini sebelumnya adalah anak-anak dari keluarga yatim yang tinggal di kontainer-kontainer di pinggiran kota Reyhanli selama lima tahun lamanya sejak mengungsi dari konflik Suriah yang berkepanjangan,” papar Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response (GHR) - ACT, Selasa (9/2/2021). 



Dalam catatan Human Rights Watch, sebanyak 1,5 juta anak-anak usia sekolah berkebangsaan Suriah telah mengungsi ke Turki, Yordania, dan Lebanon. Setengah dari jumlah tersebut tidak memiliki akses ke pendidikan formal. Meskipun pemerintahan di negara-negara asal telah membuka kesempatan untuk anak-anak pengungsi agar dapat mengenyam pendidikan formal, mereka masih harus berhadapan dengan beberapa kendala, antara lain kendala bahasa serta transportasi yang tidak terjangkau untuk keluarga anak-anak pengungsi.

Kehadiran Rumah Yatim menjadi ikhtiar ACT bersama masyarakat Indonesia dalam menopang kebutuhan papan dan pendidikan bagi anak-anak Suriah. Saat ini, Rumah Yatim berupa apartemen layak huni telah ditempati oleh keluarga yatim dengan total 85 jiwa. Sementara itu, komplek hunian nyaman di Aqrabat akan dihuni oleh keluarga yatim sebanyak 100 jiwa. 

“Alhamdulillah, setelah pembangunan hunian sementara untuk pengungsi di Salqin dan Mashad Ruhin di Suriah, kini ACT memiliki Rumah Yatim binaan di Reyhanli, Turki dan membangun Hunian Sementara Yatim di Aqrabat, Idlib, Suriah. Insyaallah dengan dukungan yang terus mengalir dari Sahabat Dermawan, kami akan terus berupaya memberikan support terbaik bagi saudara-saudara Suriah yang sangat membutuhkan,” pungkas Firdaus.[]