Bersama Angkat UMKM, Ikhtiar ACT dan Pemprov DKI Dukung Tulang Punggung Ekonomi Bangsa

Mendukung ikhtiar UMKM di Jakarta, Global Wakaf-ACT dan Pemprov DKI Jakarta meluncurkan gerakan Bersama Angkat UMKM Indonesia pada Senin (14/6/2021). Program ini diapresiasi juga oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memiliki kesamaan visi dalam mewujudkan kemajuan UMKM di Indonesia.

bantuan umkm jakarta
Serah terima secara simbolis dari Presiden Global Wakaf-ACT Imam Akbari (kiri) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (kanan), kepada salah satu pelaku UMKM di DKI Jakarta (tengah). (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, JAKARTA – Pandemi yang masih berlangsung terus menggerus sektor ekonomi, salah satunya berdampak pada perkembangan UMKM. Survei dari Bank Indonesia (BI) memperkirakan, sebanyak 87,5% UMKM di Indonesia terdampak pandemi Covid-19. Dari jumlah ini, sekitar 93,2% terdampak negatif di sisi penjualan.

Sementara itu, data dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah UMKM di Jakarta mencapai 93,4% dari jumlah pelaku usaha di Jakarta. UMKM adalah soko guru bagi perekonomian Jakarta. 

Banyaknya UMKM terdampak pandemi membuat Pemprov DKI Jakarta terus menggenjot perkembangan UMKM melalui berbagai program. Ikhtiar ini sejalan dengan yang saat ini dilakukan oleh Global Wakaf dan ACT. 

Presiden Global Wakaf-ACT Imam Akbari menerangkan, dalam ikhtiar membangkitkan kembali UMKM, Global Wakaf dan Aksi Cepat Tanggap memaksimalkan melalui gerakan Bersama Angkat UMKM Indonesia. Melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia, Global Wakaf-ACT dan Pemprov DKI Jakarta menarget 10 ribu penerima manfaat yang  menerima bantuan di tahap awal ini.


Setahun sudah Global Wakaf-ACT menjalankan skema bergulir ini, sebanyak Rp4,4 miliar telah didistribusikan untuk 8.600 UMKM. Sebanyak 25% penerima manfaat telah mengembalikan modal ini untuk digulirkan kepada penerima manfaat lainnya.

“Satu hal yang menarik bahwa mereka semakin termotivasi untuk menyediakan lapangan kerja untuk saudara lainnya, dan tak kalah penting mereka juga semangat untuk berfilantropi. Dari multiplier effect ini artinya para pelaku UMKM juga belajar, bahwa mereka termasuk yang beruntung bisa difasilitasi. Kami berharap semangat kebersamaan dan gotong-royong ini bisa menular sebagai virus kebaikan, dan bisa mematikan virus penyakit Covid-19 ini,” ujar Imam saat peluncuran kerja sama Bersama Angkat UMKM Indonesia di Balai Kota Jakarta, Senin (14/6/2021).


Bagi Riza, yang penting bukan hanya pemberian modal, tetapi juga pendampingan para pelaku usaha. (ACTNews/Reza Mardhani)

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, di tempat yang sama, dalam sambutannya menerangkan, pemerintah menyadari bahwa dalam mendukung perkembangan usaha-usaha kecil bisa dari semua lini dan bukan hanya dari segi ekonomi.

“Kalau kita memberikan kepada masyarakat kecil, UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Selain kegiatan ekonomi, ada juga kegiatan sosial dan kegiatan keagamaan. Saya berterima kasih kepada Global Wakaf-ACT tidak hanya menginisiasi pemberian modal, tapi juga pendampingan. Ini sesuatu yang penting,” tambah Riza.

Menurut Riza program untuk mendorong UMKM ini memang harus dilakukan secara profesional seperti yang telah diinisiasi Global Wakaf-ACT, sehingga menjadi kekuatan untuk kebangkitan ekonomi.

“Mudah-mudahan kita semua, elemen masyarakat lainnya bisa mengambil teladan apa yang sudah dilakukan oleh Global Wakaf-ACT,” kata Riza. Mewakili Pemprov DKI, berharap hadir lembaga kemanusiaan lain yang terus membantu kepentingan negara dan dunia.[