Bersama Arutmin Batulicin, ACT Lanjutkan Penanganan Pascabanjir Tanah Bumbu

Menurut pihak Arutmin Batulicin, kerja sama telah berlangsung cukup baik, terlebih ACT Kalsel memiliki jejaring relawan yakni mereka yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI).

Bersama Arutmin Batulicin, ACT Lanjutkan Penanganan Pascabanjir Tanah Bumbu' photo

ACTNews, TANAH BUMBU - Selama lima hari berturut-turut PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan membersamai warga terdampak banjir Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Tepatnya sejak Kamis (13/6) hingga Senin (17/6), Arutmin Batulicin membantu dengan menerjunkan satu buah armada beserta tim tanggap darurat, demi memudahkan dalam mendistribusikan bantuan.


Berawal dari sana, perhatian dan kepedulian Arutmin Batulicin pun akan terus berlanjut, sebagaimana disampaikan oleh Iwan Sugiarto Kusnadi selaku Site Manager Arutmin Batulicin. Ia menuturkan harapannya agar kolaborasi bersama ACT Kalsel bisa berkelanjutan. "Alhamdulillah kami senang bisa kerja sama dengan ACT Kalsel dalam respon banjir kemarin dan insyaAllah kerja sama bisa kita lanjutkan, ada bencana atau tidak," ujarnya.  


Iwan mengaku kerja sama telah berlangsung cukup baik, terlebih ACT Kalsel memiliki jejaring relawan yakni mereka yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI). Dengan begitu, menurut Iwan, Arutmin Batulicin bisa memberikan kebermanfaatan yang lebih luas untuk warga. “Saya sendiri secara pribadi sudah sering mendengar kiprah ACT, dan saya bersyukur kali ini bisa bersinergi bersama,” imbuh Iwan.




Komitmen serupa juga disampaikan oleh Act Supt Adm and CDEA Arutmin Batulicin Aldian N.. Baginya, sebagai perusahaan yang beroperasi di Tanah Bumbu, Arutmin Batulicin memiliki tanggung jawab dan kepedulian sosial untuk membantu warga. “Kami ingin kembali bekerja sama dengan ACT Kalsel. Kami siap mendukung aksi-aksi lanjutan dalam penanganan banjir Tanah Bumbu,” kata Aldian.


Kepala Cabang ACT Kalsel Zainal Arifin menyambut baik sinergi yang terjalin. Zainal menyebutkan, persoalan kemanusiaan adalah tanggung jawab semua pihak. Sehingga kolaborasi adalah jalan terbaik untuk menemukan solusi. “Bencana mungkin sebuah musibah, namun dari sisi lain bencana juga membawa berkah yakni peluang kedermawanan yang luas. Maka, dalam garis inilah ACT Kalsel akan berjuang bersama para dermawan,” tegas Zainal.




Zainal juga menyampaikan dari hasil penanganan darurat, ACT Kalsel akan tetap membersamai warga Tanah Bumbu di masa pemulihan. “Ada beberapa potensi masalah yang kami lihat di lapangan, yaitu pangan, air bersih, pendidikan dan kesehatan. Tentu kerja sama dengan Arutmin Batulicin menjadi salah satu tanda bahwa kepedulian untuk Tanah Bumbu sangat besar,” tambahnya.  


Banjir telah melanda Tanah Bumbu Sabtu (9/6) lalu, menyebabkan tujuh kecamatan terendam dan sebanyak 5.402 KK terdampak. ACT Kalsel dengan dibantu armada dan tim tanggap darurat Arutmin Batulicin mampu menjangkau 13 desa di tiga kecamatan. Ialah Kecamatan Kusan Hulu, Kusan Hilir dan Karang Bintang. Berbagai bantuan dari pangan, sandang, dan pelayanan kesehatan diberikan kepada warga terdampak. Bahkan, tim juga melakukan evakuasi terhadap warga yang kesulitan menyeberangi banjir.


Kesan mendalam disampaikan oleh Koordinator Emergency Response Team (ERT) Arutmin Batulicin Adam Gita Akbar. “Alhamdulillah tim kami bisa bergabung dengan ACT Kalsel sehingga bisa turut membantu lebih banyak korban banjir. Secara bergantian tim kami turunkan membersamai tim ACT Kalsel untuk membantu penanganan keadaan darurat dan mendistribusikan logistik,” pungkasnya. []

Bagikan