Bersama Dengan Sumur Wakaf, Global Wakaf Tanam Lebih dari 1.100 Pohon di Indonesia

Keterbaruan program Sumur Wakaf di tahun 2021 ini, menghadirkan Sumur Wakaf dengan sejumlah konservasi dan pemberdayaan masyarakat. Total ada lebih dari 1.100 pohon yang dapat dimanfaatkan juga masyarakat untuk ekonomi sekitar nantinya.

pohon wakaf
Salah satu program konservasi di sekitar titik Sumur Wakaf di Desa pamagersari Kabupaten Bogor/ (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA – Bersamaan dengan Sumur Wakaf, kini Global Wakaf-ACT juga menghadirkan konservasi dan pemberdayaan sebagai keterbaruan di tahun 2021 ini. Di lokasi-lokasi pembangunan Sumur Wakaf, Global Wakaf-ACT juga menanam berbagai pohon wakaf sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan.

“Sembari menimplementasikan Sumur Wakaf, kita juga telah menanam lebih dari 1.100 pohon yang berada di enam kabupaten dan kota seluruh Indonesia hingga tanggal 27 Agustus tahun 2021 ini. Pohon yang kita tanam di antaranya seperti pohon jati, mahoni, sampai pohon buah seperti manga dan jambu air,” ujar Moch Nurul Ramadhan dari Tim Global Wakaf-ACT pada Selasa (31/8/2021) ini.

Ada dua metode yang digunakan Global Wakaf-ACT dalam konservasi, yakni vegetatif dengan penanaman pohon, dan metode mekanik dengan membuat sumur resapan. Dengan melengkapi program ini, harapannya Sumur Wakaf tidak hanya menjadi solusi bagi krisis air, tetapi juga mencegah hal tersebut terjadi karena kerusakan lingkungan.

“Di sisi lain, masyarakat juga dapat berdaya melalui hasil tanaman yang beberapa di antaranya merupakan tanaman buah,” kata Nurul.


Aspek pemberdayaan juga tidak hanya didorong melalui penanaman pohon buah, tetapi juga dengan membuat kola mikan untuk masyarakat sekitar. Terhitung ada sekitar 600 bibit ikan yang ditebar sampai bulan ini. “Selain bibit ikan, di beberapa wilayah ada juga kambing yang diberikan untuk masyarakat,” ujar Nurul.

Sementara untuk pembangunan Sumur Wakaf sejak awal Januari hingga pertengahan 2021 ini, telah mencapai sebanyak 207 titik. “Satu di antaranya peruntukkan pertanian. Selebihnya Sumur Wakaf mengalirkan manfaat untuk masjid dan musala, sekolah, pesantren, serta masyarakat umum. Kita perkirakan Sumur Wakaf mengalirkan 2,7 juta liter air bersih untuk mereka,” terang Nurul.

Nurul berharap, pembangunan Sumur Wakaf dapat terus meluas ke depannya. “Harapannya tentu dapat menjangkau lagi titik-titik yang membutuhkan air bersih secara mendesak, target kita sampai akhir tahun 2021 nanti ada sebanyak 3,1 juta penerima manfaat. Serta dengan keterbaruan program, insyaallah dapat turut memberikan pemberdayaan bagi warga di sekitar lokasi,” harap Nurul. []