Bersama JNE Hadirkan Bantuan untuk Korban Longsor Tasikmalaya Selatan

Sudah berlangsung dua pekan, ACT Tasikmalaya menghadirkan bantuan darurat bagi korban longsor di Desa Wangunsari, Kecamatan Bantarkalong. Kali ini, menggandeng perusahaan jasa pengiriman JNE, ACT Tasikmalaya kembali membawakan bantuan pangan dan kebersihan bagi para penyintas.

Bersama JNE Hadirkan Bantuan untuk Korban Longsor Tasikmalaya Selatan' photo
Relawan Aksi Cepat Tanggap membawa sebagian bantuan untuk korban longsor di Desa Wangunsari Kecamatan Bantarkalong. (ACTNews/Rimayanti)

ACTNews, TASIKMALAYA Aksi Cepat Tanggap kembali mengantarkan bantuan untuk korban longsor di Kampung Cibango, Dusun Cijeruk, Desa Wangunsari, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/10). Pendistribusian bantuan kali ini berkolaborasi dengan perusahaan jasa pengiriman JNE.

Bahan makanan pokok, makanan ringan, dan perlengkapan mandi adalah bantuan yang dibawa hari itu. Kepala Cabang ACT Tasikmalaya Taufik Perdana menjelaskan, bantuan didistribusikan merata sesuai data jumlah kepala keluarga yang terdampak bencana. "Bantuan paket ini mudah-mudahan bisa memenuhi kebutuhan pangan saudara kita di sini satu atau sampai dua minggu ke depan," jelas Taufik. Selain bantuan pangan, Tim ACT Tasikmalaya juga membawa makanan siap santap untuk para pengungsi.

Kesan mendalam juga harapan disampaikan oleh Triaji Wibisana selaku perwakilan JNE Tasikmalaya yang ikut hadir ke lokasi bencana. “Amat sangat mengkhawatirkan kondisi di tenda pengungsian. Kami mengetahuj langsung beberapa keluarga kehilangan tempat tinggal karena tersapu longsor. Semoga cepat ada jalan keluar hingga mereka bisa membangun kembali rumah, berbagai aspek saling bantu, melihat mereka tersenyum kembali adalah harapan utamanya” ungkap Triaji.

Edah (63) salah penyintas bencana yang sudah tinggal di tenda itu mengatakan, kehadiran ACT Tasikmalaya dan JNE Tasikmalaya cukup melipur lara para pengungsi. Rumah Edah yang tertimbun material longsor hingga kini belum bisa ditinggali kembali. “Abdi percaya setiap musibah pasti ada hikmah. Alhamdulillah, hatur nuhun atas bantuannya. Semoga Gusti Allah membalas kebaikan semuanya, ” kata Edah sambil menahan haru.

ACT Tasikmalaya bersama para relawan juga mengajak Sahabat Dermawan membantu korban bencana di Tasikmalaya selatan dengan bantuan terbaik. Senin (12/10) pekan lalu, sebanyak 16 KK dengan total 76 jiwa harus mengungsi akibat longsor yang terjadi hari itu. Satu hari setelahnya, Selasa (13/10) untuk pertama kali ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia Tasikmalaya merespons musibah tersebut dengan langsur menyalurkan berbagai kebutuhan pokok bagi para korban.[]