Bersama Mahasiswa, Operasi Pangan Gratis di Langsa Berlangsung Lancar

Distribusi Operasi Pangan Gratis bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Langsa melibatkan mahasiswa tiga perguruan tinggi. Ini merupakan contoh bentuk kolaborasi antar sesama elemen bangsa dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

opg di langsa
Mahasiswa dan ACT Langsa bersama mendistribusikan paket pangan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Langsa. (ACTNews)

ACTNews, LANGSA – Merangkul seluruh elemen bangsa untuk saling tolong menolong antar sesama adalah kunci menghadapi pandemi ini. Semangat inilah yang mendasari aksi Operasi Pangan Gratis (OPG) yang dilakukan  oleh ACT Langsa bersama mahasiswa tiga kampus di Kota Langsa yaitu Universitas Sains Cut Nyak Dien (USCND), Universitas Samudera (Unsam), dan IAIN Langsa.

Kegiatan dilaksanakan selama lima hari berturut-turut dari 31 Juli sampai 4 Agustus 2021 di Kecamatan Langsa Timur, Langsa Lama, dan Langsa Baro. Total penerima manfaat yang merupakan masyarakat pra sejahtera terdampak pandemi Covid-19 mencapai ratusan jiwa.

“Paket pangan berisi beras, teh, minyak goreng, dan gula didistribusikan kepada masyarakat terdampak pandemic Covid-19,” ujar Fahmi dari tim program ACT Langsa, Rabu (4/8/2021).

Presiden Mahasiswa USCND Zahwa mengatakan, di saat pandemi Covid-19 saat ini, banyak keluarga yang harus dibantu kebutuhan pokoknya. Apa yang dilakukan USCND bersama ACT meski skalanya kecil, tapi manfaatnya sangat besar bagi masyarakat yang menerimanya.


“Semoga ini menjadi inspirasi bagi masyarakat luas agar tergerak membantu sesama yang membutuhkan,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Presiden Mahasiswa Unsam , Dwi Setiawan. Menurut Dwi, pihaknya kesulitan mendistribusikan paket pangan kepada masyarakat. “Kesulitan untuk mendistribusikan paket, bukan karena jumlah paketnya tetapi karena sulit memilih penerima yang paling layak,” ujarnya. Hadirnya ACT yang sudah professional di bidang kemanusiaan sangat membantu.  

Ketua Dema IAIN Langsa Muhammad Alqia mengatakan masih banyak masyarakat Langsa yang membutuhkan. Gerakan OPG yang dilakukan bersama ACT, USCND, dan Unsam diharapkan mampu menggerakkan masyarakat luas agar ikut melakukan aksi yang sama, sehingga bantuan untuk masyarakat terus berkesinambungan.

“Harapannya kalau bisa ini menjadi sebuah aksi yang berkesinambungan. Di mana menghubungkan antara keluarga yang memiliki kelebihan harta dengan keluarga yang kekurangan atau kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya” jelas Alqia.

Sementara itu, Koordinator ACT Langsa, Mursyid mengucapkan terima kasih kepada sahabat dermawan  dan kepada mahasiswa USCND, Unsam, dan IAIN Langsa  yang telah membantu mendistribusikan paket pangam gratis dengan tepat sasaran. Selanjutnya mengajak semua elemen bangsa untuk ikut membantu keluarga yang membutuhkan melalui langsa.indonesiadermawan.id.[]