Bersama UP Indonesia, ACT Kirim Bantuan untuk Keluarga ODGJ di Kediri

Nyaris semua kalangan merasakan dampak pandemi berkepanjangan ini, termasuk mereka yang memiliki anggota keluarga ODGJ. Untuk itu, bantuan menjadi hal dinantikan.

Pengemudi ojek daring UP Indonesia di Kediri saat menuju ke lokasi tujuan masing-masing untuk mengantarkan paket pangan. (ACTNews)

ACTNews, KEDIRI – Di Kediri, dampak pandemi turut dirasakan oleh warganya. Apalagi pada sektor ekonomi yang berpengaruh besar pada kehidupan. Tak terkecuali keluarga prasejahtera yang memiliki anggota dengan gangguan kejiwaan (ODGJ), di samping harus mencukupi kebutuhan sendiri, mereka juga perlu mengobati keluarganya.

Berangkat dari kondisi inilah, Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama UP Indonesia, sebuah aplikasi penyedia layanan transportasi, pesan-antar makanan, logistis serta kebutuhan lainnya secara daring menghadirkan Operasi Pangan Gratis bagi keluarga ODGJ. Didukung para pengemudi ojek daring, paket pangan ini terdistribusikan langsung ke rumah masing-masing penerima manfaat.

“Operasi Pangan Gratis kali ini ditujukan kepada keluarga ODGJ prasejahtera, baik yang terpapar Covid-19 maupun tidak,” jelas Fuad Fauzi dari tim ACT Kediri, Kamis (12/8/2021).

Sambutan bahagia karena turut dalam aksi kemanusiaan pun diungkapkan oleh pengemudi ojek daring UP Indonesia. Cahyo salah satunya. Komandan Ojol UP Indonesia di Kediri ini mengaku senang bisa ikut membantu sesama. “Sebuah pengalaman yang berharga, semoga sinergi ini terus berlanjut,” harapnya.

Tak lepas dari peran dermawan

Kehadiran Operasi Pangan Gratis di Kediri tak lepas dari peran dermawan yang menyalurkan kebaikannya melalui ACT. Hingga saat ini, program kebaikan ini terus berjalan seiring dengan terus hadirnya kedermawanan.

Mohammad Iwan Kurnia Setiawan, Kepala Cabang ACT Kediri, mengatakan, setiap orang bisa ambil bagian dalam setiap aksi dan program ACT. Kemudahan bersekah pun dihadirkan, bisa melalui Indonesia Dermawan, transfer, maupun mendatangi langsung Kantor Cabang ACT terdekat. “Walau saat ini kita hidup serba terbatas, tapi kebaikan tak pernah ada yang bisa menghalangi,” ungkap Iwan.[]