Bertani, Beternak, Mursito Makin Produktif di LTM

Bertani, Beternak, Mursito Makin Produktif di LTM

Bertani, Beternak, Mursito Makin Produktif di LTM' photo

ACTNews, BLORA - Pukul tujuh pagi sudah berada di sawah. Siangnya istirahat sebentar dan dilanjutkan kembali mengolah sawah sampai sore. Begitulah keseharian Mursito (49), petani Desa Wakaf di Desa Gadon, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Profesi bertani telah ia jalankan selama bertahun-tahun. Pahit manis sebagai petani pun sudah ia rasakan.

“Petani ini kerjaan musiman, sekalinya panen baru dapet. Masyarakat sini ekonomi bergantung ke pertanian karena mayoritas bertani,” ujar Mursito.

Kondisi ini menyebabkan Mursito sangat bergantung pada hasil pertanian. Sumartini (49), istrinya hanya pedagang keliling. Adapun satu anaknya duduk di bangku SMP dan satu lagi di jenjang perkuliahan.

Kondisi panen yang tidak bagus membawa Mursito meminjam uang ke bank untuk membiayai sekolah anak-anak dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Gali lubang, tutup lubang. Begitulah gambaran perekonomian keluarga bapak dua anak ini.

Namun, tahun 2014 menjadi titik balik perubahan kehidupan perekonomian Mursito. Ia memutuskan untuk bergabung sebagai peternak di Lumbung ternak Masyarakat (LTM) yang diinisiasi oleh Global Qurban (GQ).

“Saya dulu tidak tau apa itu LTM, kemudian pak Muraji mengajak saya. Saya ikut, lalu kandang dibuat di sebelah rumah saya,” jelasnya.

Bergabungnya Mursito ke dalam program LTM membawa berkah bagi dirinya dan keluarga. Dengan LTM, Mursito memiliki penghasilan tetap tanpa kehilangan profesi sebagai petani, sehingga ia memiliki dua sumber penghasilan.

“Ya alhamdulillah. Ngikut LTM, ada pemasukan tetap. Kebutuhan jadi terpenuhi, bisa nyimpan penghasilan. Dulu meminjam ke bank, sekarang udah nggak minjam ke bank lagi. Saya juga terbantu untuk membiayai sekolah anak yang saat itu sedang kuliah,” terang Mursito.

Di samping mengangkat perekonomian, hadirnya LTM juga memberi warna baru bagi kehidupan Mursito. Kesehariannya menjadi lebih produktif. Rutinitas pagi sebagai petani biasa ia habiskan di sawah. Namun, sejak bergabung menjadi peternak LTM, agenda paginya diawali dengan memberi makan 150 kambing dan membersihkan kandangnya terlebih dahulu. Pemberian makan ternak kembali dilakukan pada jam 3 sore.  

Kisah serupa juga diungkapkan oleh Suja (46), warga Desa Kentong, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Selama dua tahun bekerja di LTM untuk mengairi rumput dan menjaga hewan ternak, bapak satu anak ini merasakan adanya perubahan dalam sektor perekonomian.

“Saya cukup terbantu dengan bekerja di sini. Dulu hanya kerja serabutan, nggak jelas. Serabutan ke mana-mana, bisa ke Cepu atau daerah jauh, tergantung panggilan orang. Kalau sekarang di LTM saya punya penghasilan tetap dan dekat dari rumah,” tutur Suja.

Mursito dan Suja hanya sebagian kecil dari masyarakat Blora yang secara langsung merasakan manfaat dari LTM. Lasmin (45), Koordinator LTM Kabupaten Blora, menyebutkan, keberadaan LTM mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar secara bertahap. Peternak yang tergabung memiliki penghasilan tetap, di samping juga tetap bisa bertani. Selain itu, masyarakat yang membutuhkan di sekitar LTM tersebut juga mendapatkan daging kurban saat Iduladha tiba.

 

“Biasanya ketika kurban, masyarakat di sini tidak mendapatkan jatah kurban dari manapun. Dengan adanya LTM ini, masyarakat senang dapat daging kurban secara merata,” ujarnya.

Lasmin menuturkan secara perlahan, citra Kabupaten Blora sebagai salah satu kabupaten pra-sejahtera di Blora mulai dihilangkan. LTM telah membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Blora.

“Dulu ketika tahun 2014 hanya ada 10 pekerja yang mengelola sekitar 1000-an ekor kambing, tetapi sekarang sudah meningkat menjadi 38 pekerja yang mengelola 4000-an ekor kambing yang siap dikurbankan tahun ini,” terang Lasmin.

Keberadaan LTM telah mengangkat wajah Kabupaten Blora dari kemiskinan. Daerah yang dulunya dianggap tandus, kurang mampu, dan tidak produktif ternyata mampu menghasilkan ribuan ternak siap kurban yang telah disebar di seluruh Indonesia. LTM telah memberdayakan petani dan masyarakat sekitar serta membawa semangat baru untuk pengentasan kemiskinan masyarakat Blora. []

Bagikan

Terpopuler