BI dan ACT Kalsel Distribusikan 1.000 Alat Tes Cepat Covid-19

Pendataan jumlah jiwa terpapar virus Covid-19 terus dilakukan demi memetakan dan memutus sebarannya, salah satunya dengan tes cepat. Hal inilah yang didukung BI dan ACT Kalimantan Selatan dengan pengadaan bantuan seribu alat tes cepat Covid-19.

BI dan ACT Kalsel Distribusikan 1.000 Alat Tes Cepat Covid-19' photo
Penyerahan simbolis bantuan alat tes cepat Covid-19 dari BI ke ACT Kalsel. (ACTNews)

ACTNews, BANJARMASIN Kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan masih menunjukkan angka yang cukup tinggi. Hal ini memicu kepedulian dari Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan untuk turut membantu penanganannya. Bersama ACT Kalimantan Selatan, BI mendistribusikan alat tes cepat atau rapid test di fasilitas kesehatan tingkat puskesmas. Seribu set alat tes cepat diserahkan ke petugas medis.

Direktur Tim Pengembangan Ekonomi BI Kalsel Dadi Esa Cipta mengatakan, pembagian alat tes cepat Covid-19 menjadi pilihan agar kedisiplinan warga semakin meningkat untuk memastikan kondisi kesehatannya. Pasalnya, selama ini masih banyak warga yang mengabaikan protokol kesehatan. “Semoga dengan adanya rapid test di tingkat puskesmas membuat warga semakin sadar bahwa Corona perlu diwaspadai,” ungkapnya saat serah terima bantuan di Kantor BI Kalsel, Jumat (17/7).

Seribu alat tes cepat Covid-19 ini akan BI kirim ke 10 puskesmas yang ada di Banjarmasin. Proses pendistribusiannya diserahkan ke ACT, melihat pengalaman ACT dalam proses pendistribusian bantuan. Ia pun berharap dengan adanya bantuan tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat.

Kepala Cabang ACT Kalsel Zainal Arifin mengapresiasi bantuan dari BI tersebut. Terlebih bantuan akan didistribusikan ke puskesmas-puskesmas di Banjarmasin. "Puskesmas adalah fasilitas kesehatan yang terdekat untuk warga. Dengan pemberian alat rapid test ini banyak warga yang bisa memeriksakan diri dengan biaya terjangkau atau bahkan gratis," ujarnya.

Pendistribusian bantuan untuk penanganan Covid-19 dari ACT Kalsel bukanlah kali pertama ini saja. Sejak pandemi dinyatakan masuk ke Indonesia pada Maret lalu, ACT Kalsel telah mengirimkan berbagai bantuan ke masyarakat, khususnya pangan untuk mengurangi dampak pandemi. “Semua yang ACT salurkan ke masyarakat tak lepas dari peran serta masyarakat juga. Semoga kepedulian BI ini dapat menggerakkan elemen masyarakat lainnya untuk bersama atasi dampak corona,” jelas Zainal.[]


Bagikan