BKPRMI dan ACT Hadirkan Gerakan 1.300 Masjid dan Musala Bersih

Bantuan berupa alat dan bahan kebersihan didistribusikan di musala, masjid, dan TPA/TPQ se-Kota Semarang. Setiap kecamatan nantinya akan mendapatkan alokasi 50 paket alat dan bahan kebersihan.

BKPRMI dan ACT Hadirkan Gerakan 1.300 Masjid dan Musala Bersih' photo
Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Jawa Tengah, ACT, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang, dan Unilever menginisiasi gerakan 1.300 Masjid dan Musala Bersih. (ACTNews)

ACTNews, SEMARANG – Wabah Covid-19 menjadikan aktivitas masyarakat saat Ramadan menjadi banyak di rumah. Begitu juga dengan aktivitas beribadah di masjid. Sesuai imbauan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), pada masa pandemi ini masyarakat dapat melakukan ibadah berjamaah di rumah masing-masing.

Minimnya aktivitas ibadah di masjid saat masa pandemi ini pun dijadikan momen bagi pengurus masjid dan musala untuk lebih menjaga kebersihan rumah ibadah, sehingga meminimalisir penyebaran Covid-19. Kondisi tersebut mendorong Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Jawa Tengah, ACT, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang, dan Unilever menginisiasi gerakan 1.300 Masjid dan Musala Bersih. Acara seremonial pemberian bantuan berlangsung di KUA Kecamatan Pedurungan pada Rabu (21/5) siang.

Bantuan berupa alat dan bahan kebersihan didistribusikan  di musala, masjid, dan TPA/TPQ se-Kota Semarang. Setiap kecamatan nantinya akan mendapatkan alokasi 50 paket alat dan bahan kebersihan. 

“Terima kasih atas sinergi lintas lembaga yang solid seperti Kemenag Kota Semarang, Muslim Brotherhood Semarang, dan Komunitas Pemuda Muslim se-Kota Semarang. Kita berharap pada masa pandemi ini semua bergotong-royong untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tempat beribadah kita. Semoga virus ini segera berlalu sehingga kita semua mampu kembali beribadah dan memakmurkan masjid seperti sediakala,” tutur Dimas Anafadli selaku ketua BKPRMI Jawa Tengah.

Sementara itu Koordinator Program ACT Jawa Tengah Hamas Rausyanfikr menyampaikan, bantuan untuk masjid dan musala akan terus didistribusikan hingga H-1 Idulfitri. “Kami bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) sudah mendistribusikan paket bantuan ke sejumlah masjid dan musala. Insyaallah penddistribusian bantuan terus berlangsung hingga sebelum Lebaran,” kata Hamas.

Hamas juga mengajak berbagai elemen masyarakat untuk bersama memutus rantai penyebaran Covid-19, baik di rumah, lingkungan sekitar, maupun masjid, dan musala. “Kami juga mengapresiasi kekompakan dari berbagai lembaga dan komunitas di Kota Semarang dalam menyukseskan gerakan bersama ini. Mari bersama selamatkan bangsa,” pungkas Hamas. []


Bagikan