BMKG Sebut Potensi Cuaca Ekstrem Di Beberapa Wilayah Indonesia Sepekan Ke Depan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut ada potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. Hal ini berdasarkan hasil analisis dan prediksi gelombang atmosfer yang telah diidentifikasi.

BMKG Sebut Potensi Cuaca Ekstrem
Ilustrasi. Banjir Jakarta pada Bulan Februari 2017. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut ada potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia dalam seminggu ke depan. Hal ini berdasarkan hasil analisis dan prediksi gelombang atmosfer yang diidentifikasi BKMG pada Ahad (15/8/2021) kemarin.

Identifikasi tersebut menunjukkan, adanya peningkatan aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby Ekuatorial. MJO dan Gelombang Rossby Ekuatorial adalah fenomena dinamika atmosfer yang mengindikasi adanya potensi pertumbuhan awan hujan dalam skala yang luas di sekitar wilayah yang dilewatinya.

Adanya kondisi-kondisi dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan pada periode satu minggu kedepan. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi pada 15-20 Agustus 2021 di sejumlah wilayah.

Hujan terjadi di wilayah Sumatra Barat, Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Papua. Lebih mengerucut, berdasarkan hasil prediksi dari Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak atau Impact Based Forecast (IBF) dengan level siaga, potensi banjir mungkin terjadi di wilayah Riau, Jambi dan Sumatra Barat.

Menanggapi hal tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui Tim Tanggap Darurat sudah bersiaga jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Personil dan sejumlah alat pendukung sudah disiapkan guna mengawal bencana yang terjadi.

“Tim Tanggap Darurat ACT di seluruh Indonesia sudah bersiaga, menghadapi berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi pada beberapa waktu mendatang,” kata Komandan Tim Tanggap Darurat-ACT Kusmayadi. Selain mempersiapkan relawan yang bertugas, armada kemanusiaan juga akan terus bersiaga memenuhi kebutuhan warga. []