Boeing Gandeng Aksi Cepat Tanggap Tingkatkan Pendidikan di Indonesia

Karina Yusmaniar dari Tim Global Partnership Aksi Cepat Tanggap menjelaskan, implementasi bantuan ini ditujukan kepada murid, guru, dan perbaikan fasilitas pendidikan di berbagai daerah, termasuk di wilayah tepian negeri.

Kolaborasi kemanusiaan boeing aksi cepat tanggap
Ilustrasi. Salah satu renovasi sekolah bantuan The Boeing Company. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA Perusahaan Internasional The Boeing Company mempercayakan Aksi Cepat Tanggap untuk menyampaikan bantuan kemanusiaan di seluruh penjuru Indonesia. Dalam kerjasama ini, Boeing menyumbangkan dana untuk mendukung program-program pendidikan di seluruh negeri.

Boeing merupakan perusahaan multinasional yang merancang, memproduksi, menjual pesawat terbang, pesawat rotor, roket, dan satelit. Tanggung jawab sosial perusahaan terhadap insiden kecelakaan pesawat JT 610 pada 2018 lalu, yang merupakan pesawat produksi Boeing, menjadi landasan kerjasama ini. 

Karina Yusmaniar dari Tim Global Partnership Aksi Cepat Tanggap menjelaskan, implementasi bantuan ini ditujukan kepada murid, guru, dan perbaikan fasilitas pendidikan di berbagai daerah, termasuk di wilayah tepian negeri.

“Kerjasama ini merupakan salah satu langkah untuk mendukung proses pendidikan di Indonesia agar nantinya bisa mendukung pertumbuhan generasi-generasi cerdas yang berkontribusi pada negara,” kata Karina. 

Saat ini ACT telah memetakan distribusi bantuan kepada 91 sekolah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Sekolah-sekolah ini sebelumnya dilakukan asesmen awal untuk mengetahui jenis bantuan yang diperlukan sehingga bantuan bisa tepat sasaran.

Karina menjelaskan, bantuan dari Boeing akan diimplementasikan dalam bentuk pembangunan fasilitas sekolah seperti renovasi bangunan, pengadaan laboratorium komputer, perpustakaan, asrama, renovasi masjid, renovasi lapangan, dan berbagai jenis pembangunan lainnya.[]