Bolehkah Berkurban dengan Berutang?

Sebagian ulama memperbolehkan berkurban dengan berutang. Dengan syarat orang tersebut yakin bisa melunasi utangnya karena ada penghasilan atau usaha sebagai sumber pendapatan yang cukup.

bolehkah berkurban dengan utang?
Ilustrasi. Petugas Global Qurban-ACT tengah melihat hewan kurban ACT di Kabupaten Sukabumi 2021 lalu. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA SELATAN – Kurban adalah ibadah yang hanya dapat dilakukan sekali dalam setahun. Perintah ibadah kurban diperuntukan bagi mereka yang mampu dan memiliki kelebihan harta. Namun, apakah boleh berkurban dengan uang hasil utang? 

Terkait dengan pertanyaan ini, Dai Nasional Ustaz Zulfikarullah menjelaskan bahwa ada syarat diperbolehkannya seseorang berkurban dari hasil utang. Syaratnya adalah orang tersebut yakin bisa melunasi utangnya karena ada penghasilan. 

Sebagai contoh, seseorang memiliki kebun yang luas namun saat pelaksanaan kurban (10 Zulhijah dan tiga hari tasyrik setelahnya) belum waktunya panen atau punya pekerjaan tapi belum waktunya gajian.  Maka dia boleh berutang untuk kurban pada hari raya Iduladha karena sebulan ke depan, kebun yang ia miliki panen atau dia menerima gaji.

"Dia punya sesuatu untuk dapat melunasi utangnya, misal karena ada usaha atau pekerjaan, maka pendapat sebagian ulama itu dibolehkan," jelas Ustaz Zulfikar dalam kajian Fiqih Kurban beberapa waktu lalu. 

Namun, Ustaz Zulfikarullah mengingatkan bagi orang yang tidak memiliki usaha, pendapatan, atau pendapatannya tidak cukup untuk membayar utang, apalagi dia sudah memiliki utang, maka tidak diperbolehkan berkurban dengan berutang. Karena akibatnya malah menambah beban dalam hidupnya. 

"Iya meskipun itu (berkurban) untuk ibadah, tapi dia (yang tidak mampu bayar) tidak diperbolehkan melakukan itu. Para ulama mengingatkan apabila sudah punya utang, selayaknya mendahulukan membayar utang daripada berkurban," tambahnya.

Ustaz Zulfikarullah menyarankan agar orang yang ingin berkurban namun penghasilannya pas-pasan, maka bisa menabung untuk kurban. "Jadi sudah persiapan jauh-jauh hari, menyisihkan sebagian penghasilannya untuk nabung kurban," ujarnya.[]