Cara Jihad Fisabilillah Ustaz Fauzan Ardi di Sukabumi

Bagi Ustaz Fauzan, mendirikan pesantren adalah cara untuk berjihad di jalan Allah. Ia ingin agar remaja muslim tetap memahami dan menjalankan ajaran Islam.

fauzan ardi
Ustaz Fauzan Ardi (kanan) saat menerima bantuan biaya hidup dari Global Zakat-ACT. (ACTNews)

ACTNews, SUKABUMI – Bisa mendirikan pesantren menjadi impian Ustaz Fauzan Ardi sejak dulu. Impian ini muncul karena keprihatinan Ustaz Fauzan melihat remajadi desanya yang tidak bisa membaca Al-Qur’an dan memahami ilmu agama. 

Impian tersebut terwujud di tahun 2019. Dengan dana pribadi, ustaz Fauzan mendirikan pesantren Riyadul Huda di Kampung Cihampelas, Kelurahan Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Bangunan pesantren terbuat dari kayu dan bilik. 

“Biar asri dan hemat biaya. Jadi santri mengaji tenang, suasana kampung yang asri, sehingga ilmu yang disampaikan bisa ditangkap cepat,” kata Ustaz Fauzan saat ditemui tim ACT Sukabumi, Selasa (26/10/2021) lalu.


Para santri yang tinggal dan belajar di pesantren tersebut tidak wajib membayar iuran. Untuk makan santri dan keluarga sehari-hari, Ustaz Fauzan mengandalkan hasil sawah.

“Mayoritas santri berasal dari sekitar pesantren. Alhamdulillah, sering kali ada dermawan yang menginfakkan sebagian hartanya. Mudah-mudahan, Allah balas dengan kebaikan yang berlipat ganda,” ujarnya. 

Ustaz Fauzan menambahkan, pesantren yang didirikannya semata-mata sebagai jalan untuk memperjuangkan Islam. Sehingga ia yakin Allah akan mengatur rezeki bagi para santri. 

Untuk mendukung perjuangan Ustaz Fauzan, Global Zakat-ACT memberikan bantuan biaya hidup. Bantuan ini merupakan realisasi dukungan ACT terhadap Gerakan Sejahterakan Dai Indonesia yang dicetuskan Majelis Ulama indonesia (MUI).[]