Cegah Covid-19, Edukasi Kesehatan Jangkau Sejumlah Sekolah

Aksi Cepat Tanggap memberikan edukasi pencegahan penyebaran Covid-19 kepada para siswa di Jakarta. Edukasi diawali di SMA Al Azhar 2 Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Dokter Riedha dari Tim Medis Aksi Cepat Tanggap mengedukasi siswa SMA Al Azhar 2 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, cara menggunakan masker yang benar untuk pencegahan penyebaran Covid-19. (ACTNews/Gina Mardani)

ACTNews, JAKARTA SELATAN – Pengetahuan menjaga kebersihan diri di kalangan siswa jadi hal penting. Pasalnya, siswa kerap aktif menjalani kegiatan di luar ruangan. Kondisi ini semakin penting mengingat kondisi musim hujan dan maraknya infeksi virus, salah satunya Covid-19 seperti saat ini. Hal ini disampaikan Muhammad Albar dari Tim Program ACT Jakarta Selatan usai edukasi tentang Covid-19 di SMA 2 Al Azhar Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (4/3).

ACT Jakarta Selatan mulai menggencarkan edukasi terkait Covid-19 ke sejumlah sekolah. Lebih lanjut, Albar menjelaskan, edukasi menjadi bentuk aksi ACT untuk meredam kepanikan di masyarakat. “Sosialisasi atau edukasi bukan hanya dilakukan kepada masyarakat umum, tetapi juga ke siswa. Karena kegiatan mereka banyak ya, jadi mereka kita sosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai salah satu cara pencegah terhadap virus corona,” kata Albar.

Sosialisasi disampaikan langsung oleh dr. Muhammad Riedha Bambang dari Tim Medis ACT. Dalam pemaparannya itu, dokter Riedha menyampaikan cara mencuci tangan yang baik sebagai cara utama menjaga kesehatan diri.

Selain cuci tangan, makan makanan bergizi dan menerapkan etika bersin dan batuk juga hal yang tidak boleh dilupakan. “Lalu bagaimana dengan pakai masker? Masker hanya digunakan untuk yang sedang sakit, batuk, flu,” jelas dokter lulusan Liverpool School of Tropical Medicine itu.

Airul Azwan Parapat, guru SMA 2 Al Azhar, mengatakan pihak sekolah merasa terbantu dengan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat dalam mencegah Covid-19 kepada siswa ini. Airul mengaku, peran masyarakat untuk peduli satu sama lain, seperti yang diinisiasi ACT, perlu dilakukan. “Sekolah berterima kasih sekali kepada ACT dan telah memperkenalkan dan pencegahan virus corona. Adanya peran masyarakat, NGO, ini sangat membantu mengedukasi masyarakat,” ujar Airul.

Aziza Rafa Karina (17), siswa SMA Al Azhar 2, pun mengaku sejauh ini sudah banyak mengikuti informasi terkait Covid-19. Selain menyimak sendiri informasi di internet, Kaina mengaku edukasi terkait perilaku hidup bersih dan sehat menambah pengetahuannya. Ia merasa, sosialisasi perilaku hidup bersih dan edukasi tentang Covid-19 amat membantu dalam mematahkan kabar bohong (hoaks) yang beredar. ”Harapannya masyarakat tidak terlalu panik lagi,” harap Karina.[]