Cerita Kajian Musawarah Menjadi Agen Qurban

Kajian Musawarah turut berpartisipasi menjadi Agen Qurban untuk memantik semangat Iduladha. Melalui sistem keagenan ini, Kajian Musawarah akan mengajak sebanyak-banyaknya muslim untuk berkurban, dan berharap ajakan mereka dapat bermanfaat bagi masyarakat secara luas.

Cerita Kajian Musawarah Menjadi Agen Qurban' photo
Kajian Musawarah saat menghadiri acara peluncuran tema program kurban "Labbaik, Berqurban Terbaik" pada Jumat (12/6) lalu.

ACTNews, JAKARTA – Dalam acara peluncuran tema "Labbaik, Berqurban Terbaik" pada Jumat (12/6) lalu, sejumlah anggota Kajian Musawaran resmi bergabung menjadi Agen Qurban. Mereka antara lain Dimas Seto, Chand Kelvin, dan Ricky Perdana.

Agen Qurban sendiri merupakan program yang baru tahun ini diinisiasi oleh Global Qurban – ACT. Dalam sistem keagenan ini, Global Qurban - ACT mengajak masyarakat lainnya untuk terlibat dalam proses pemasaran hewan kurban. Nantinya para agen akan mendapatkan benefit terbaik dari tiap hewan yang terjual. Kajian Musawarah berharap dengan menjadi agen, dapat mengajak masyarakat luas untuk berkurban.

“Kita ini sebenarnya cuma jadi tukang gedor saja. Kita punya semangat dan kita butuh arahan. Dengan keminiman ilmu kita ini, kita berharap dapat membantu Global Qurban – ACT dalam segala program-programnya,” ujar Dimas.

Apresiasi pun datang dari Chand yang juga anggota Kajian Musawarah. Apalagi di masa pandemi ini, di mana banyak orang yang membutuhkan bantuan akibat dari krisis ekonomi yang terjadi.


Penobatan Agen Qurban kepada Kajian Musawarah. (ACTNews/Irwan Fauzi)

“Menurut saya program ini sangat luar biasa, inovatif. Karena mungkin problem yang didapati orang-orang pada zaman sekarang adalah masalah ekonomi, PHK di mana-mana dan tidak memiliki pekerjaan. Cuma dengan adanya program 'Labbaik, Berqurban Terbaik' ini, insyaallah masyarakat yang terbiasa mendapatkan kurban akan mendapatkan kurbannya, dan juga orang-orang yang memiliki permasalahan ekonomi juga akan dilibatkan,” kata Chand.

Chand tidak menentukan target siapa orang yang akan ia ajak nantinya, melainkan menjaring orang untuk berkurban sebanyak mungkin. Baik melalui ajakan langsung, maupun memanfaatkan media sosial.

“Siapa pun sebanyak-banyaknya orang yang bisa kita ajak. Mungkin ajakan-ajakan secara langsung, maupun ajakan-ajakan  dengan media sosial. Kita (Kajian Musawarah) memiliki media sosial, followers-nya juga sudah lumayan, kita bisa berbuat baik melalui followers kita. Mudah-mudahan ini bisa memberikan dampak yang baik dan bisa mengajak sebanyak-banyaknya orang untuk mengikuti program yang luar biasa ini,” Chand menjelaskan.


Mengingat benefit yang ditawarkan begitu menarik bagi para Agen Qurban, Kajian Musawarah dalam kesempatan tersebut juga ikut mengajak para dermawan ikut berpartisipasi dalam semarak Iduladha tahun ini. “Yuk, sahabat dermawan di manapun kalian berada, kita Kajian Musawarah bersama Global Qurban – ACT semuanya untuk berkuban terbaik dengan seruan 'Labbaik, Berqurban Terbaik', melalui
http://globalqurban.com,” ajak Ricky.

Kajian Musawarah adalah komunitas pengajian yang diinisiasi para artis. Komunitas ini diperuntukkan untuk para pekerja seni, influencer, pengusaha, dan lainnya. Kajian Musawarah juga aktif terlibat dalam dunia kemanusiaan, seperti dengan ACT salah satunya. Pada Iduladha tahun 2019 lalu, beberapa anggota Kajian Musawarah sempat menengok langsung kondisi para pengungsi gempa di Integrated Community Shelter (ICS) yang dibangun ACT. []


Bagikan

Terpopuler