Cerita Sri, Pengungsi Gempa Mamuju yang Tempati Hunian Nyaman Terpadu

Hunian nyaman terpadu yang dibangun di untuk penyintas gempa di Mamuju memberi harapan bagi para pengungsi. Mereka punya tempat tinggal yang lebih layak sambil menunggu rumah mereka dibangun kembali.

Sri Suryanti (32) dan salah satu anaknya tengan menikmati waktu di hunian nyaman terpadu yang dibangun Aksi Cepat Tanggap. (ACTNews)

ACTNews, MAMUJUPengungsi gempa di Mamuju, Sulawesi Barat, akhirnya bisa tinggal dengan lebih nyaman setelah Hunian Nyaman Terpadu atau Integrated Community Shelter resmi dibangun oleh Aksi Cepat Tanggap. Mereka tidak lagi berdesak-desakan tinggal di tenda pengungsian.

Salah satu pengungsi, Sri Suryanti (32) mengaku, sebelum ia tinggal di ICS, dirinya tinggal di tenda pengungsian dengan kondisi benar-benar memprihatinkan. Wanita yang mencari nafkah sebagai petani tersebut selama ini tinggal di tenda pengungsian bersama suami dan anak keduanya.

“Satu tenda itu bisa 10 orang lebih, sempit dan sesak. Sering kasihan saya, kalau lihat anak saya nangis karena sesak begitu,” ujar Sri mengenang masa itu, Senin (12/04/2021).

Sri menceritakan, suasana tenda baik di siang maupun malam hari sangat tidak nyaman. Jika di siang hari, ia dan keluarganya kepanasan sedangkan di waktu malam keluarganya kedinginan karena tenda tidak mampu menahan angin malam.

“Apalagi kalau hujan, itu pasti banjir. Udara masuk tenda. Kalau sudah begitu untuk dekat tidur saja sulit,” kata Sri memperjelas.

Sri juga mengaku, pendapatan ia dan suaminya terlalu kecil untuk mulai kembali membangun rumah yang hancur total akibat gempa bumi bermagnitudo 6,2 yang mengguncang Mamuju Januari lalu. “Saya cuma petani, uang dari mana bisa bangun rumah. Pemerintah sampai saat ini juga belum mengirim bantuan untuk pembangunan rumah kami Kembali,” tuturnya.

Sebab itu, Sri sangat bersyukur saat ACT membangun ICS untuk para pengungsi gempa Mamuju. ICS merupakan hunian nyaman terpadu yang dapat ditinggali oleh para pengungsi selama tiga tahun. Dengan begitu, para pengungsi dapat menunggu pembangunan kembali rumah mereka yang hancur bencana dengan nyaman.

“Alhamdulillah, dengan kehadiran hunian dari ACT ini sangat membantu bagi kami yang terdampak gempa. Kami enggak lagi kepanasan, kedinginan, enggak perlu desak-desakan, dan anak-anak bisa tidur nyenyak,” jelas Sri.

Sampai saat ini ICS Mamuju telah dibangun 96 unit yang terbagi dalam lima blok dan telah ditempati 130 pengungsi.Tiap unit hunian terdiri dari dua ruangan. Selain hunian pribadi,, ICS juga menyediakan sejumlah fasilitas yang cukup lengkap seperti MCK umum, dapur umum, gudang, dan taman bermain anak.[]