Dua Tahun Amin Derita Hidrosefalus

Kondisi finansial yang terbatas membuat pemenuhan kebutuhan medis Amin tersendat.

ACTNews, BANJARNEGARA – Amin, bayi berusia 2 tahun, kini tengah berjuang melawan penyakit hidrosefalus. Sejak usia tiga bulan, bagian kepala Amin sudah mulai terlihat membesar secara tidak normal. Penumpukan cairan menyebabkan pembesaran kepala Amin yang saat ini berdiameter 51 sentimenter atau hampir sebesar bola sepak.

Selain mengidap hidrosefalus, perkembangan tubuh Amin juga tak seperti anak-anak seumurannya. Tak hanya itu, setelah menjalani pemeriksaan medis, ditemukan bahwa anak yang sekarang diasuh pasangan Misno dan Miskem ini terlahir tanpa otak besar.

Misno dan Miskem bukanlah orang tua kandung Amin. Miskem merupakan adik dari ibu kandung Amin, yang pergi merantau ke Kalimantan saat Amin berusia tiga bulan. Sejak saat itu, Miskem diamanahi untuk menjaga Amin, sementara ibu kandung Amin tidak kembali hingga kini.

Kondisi ekonomi keluarga Miskem masih dalam keadaan prasejahtera. Misno hanya bekerja serabutan. Sedangkan keempat anak mereka juga masih membutuhkan untuk biaya keperluan sehari-hari.

Sejak delapan bulan lalu, tim Mobile Social Rescue (MSR) - ACT telah memberikan pendampingan medis untuk Amin. “Saat itu kami mendapatkan kabar tentang mereka dari media sosial dan langsung ada asesmen kemudian pendampingan hingga sekarang,” ungkap Kepala Program ACT Jawa Tengah Giyanto, Ahad (21/4).

Selain memberikan pendampingan medis serta pembiayan pengobatan, ACT melalui program MSR juga memberikan unit motor roda tiga. Bantuan ini nantinya digunakan untuk perbaikan kondisi ekonomi keluarga Misno dan Miskem. “Motor ini bisa digunakan untuk membawa hasil pertanian ke pasar, dan tim ACT akan terus melakukan pendampingan untuk perbaikan ekonomi,” imbuh Giyanto.

Sejak Kamis (14/3) lalu, ACT mulai melakukan penggalangan dana secara daring melalui Kitabisa.com. Donasi yang terkumpul mencapai 106 juta rupiah. Hasil urunan dana nantinya akan digunakan untuk biaya pengobatan serta transportasi dari tempat tinggal Amin berserta Misno di Desa Merden, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara. []