Covid-19 Membuat Keadaan Yaman Semakin Kritis

Pekan ini, PBB mengumumkan 300 unit kesehatan di Yaman tidak dapat beroperasi karena kurang pendanaan. Bahkan, stok bantuan pangan pun berkurang.

Covid-19 Membuat Keadaan Yaman Semakin Kritis' photo
Salah satu anak di Distrik Hamdan, Kegubernuran Sanaa, Yaman menjalani pemeriksaan kesehatan oleh relawan ACT, Juni lalu. (ACTNews)

ACTNews, SANAA – Hampir semua keluarga bergantung pada bantuan kemanusiaan, termasuk keluarga Arafat. Kepala keluarga dengan empat orang anak itu kini tidak memiliki penghasilan yang cukup untuk menafkahi keluarganya. Konflik membuat ia kehilangan pekerjaan. Sebelumnya ia adalah bekerja di sebuah gudang di pelabuhan Hodeida. Kala konflik mengobrak-abrik wilayah pesisir, ia pun kehilangan mata pencahariannya.

Pandemi corona baru membuat keadaan semakin mencekam di Yaman. Negara yang selama ini sudah kehilangan sistem kesehatan itu harus menghadapi risiko kematian yang tinggi akibat pandemi ini.

Anak-anak adalah kelompok paling miris yang harus menghadapi krisis ini. Mereka tidak mendapat makanan bergizi untuk tumbuh sehat. Pandemi membuat pasokan pangan berkurang. Malnutrisi pun dialami anak pertama Arafat.

“Sultan sudah begitu lemah semenjak lahir. Saya sangat berharap ia tumbuh menjadi lebih sehat setelah diberi ASI, namun tidak ada perbaikan,” cerita istri Arafat, ibunda Sultan. Keluarga Arafat merupakan salah satu potret keadaan keluarga di Yaman yang semakin memprihatinkan karena pandemi.

PBB melaporkan, krisis bantuan telah menghentikan 300 unit kesehatan di wilayah konflik Yaman. Mereka kekurangan kebutuhan hidup dasar dan bantuan pangan yang mulai berkurang. 

Pada April dan Agustus, lebih dari sepertiga bantuan kemanusiaan PBB untuk Yaman berkurang bahkan terhenti. PBB pun memperingatkan pengurangan jumlah bantuan di masa yang akan datang.

Sementara itu, Aksi Cepat Tanggap yang juga berikhtiar membantu penyelesaian krisis kemanusiaan global senantiasa berikhtiar. Said Mukaffiy dari Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap menjelaskan, bantuan pangan, vitamin, dan pemeriksaan kesehatan berjalan berkala di Yaman. Said tidak memungkiri, pandemi Covid-19 semakin membuat kondisi Yaman terpuruk.

“Sebab itu, ikhtiar kita bersama yang dapat terus menolong masyarakat Yaman. Sedekah terbaik Sahabat Dermawan bisa membantu klinik kesehatan dan distribusi bantuan pangan tetap berjalan,” kata Said. Sahabat Dermawan pun dapat mengirimkan bantuan terbaik untuk Yaman melalui laman Indonesia Dermawan atau  melalui rekening BNI Syariah dengan nomor 66 0000 9009 atas nama Aksi Cepat Tanggap.[]