Cuaca Ekstrem Jakarta Diprediksi Terjadi Dua Hari Kedepan

Cuaca ekstrem dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung.

cuaca ektrem dki Jakarta
Ilustrasi pintu air Katulampa yang kini memasuki siaga 4 (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA — Potensi cuaca ekstrem di wilayah DKI Jakarta akan terjadi selama dua hari, Selasa-Rabu (19-20/10/2021). Informasi tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melalui laman resminya.

BPBD DKI melalui unggahan instagram @bpbddkijakarta menerangkan, berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat di Indonesia bagian barat, terdapat potensi hujan lebat dengan dampak banjir atau banjir bandang di DKI Jakarta (status Waspada).

Potensi cuaca ekstrem tersebut dapat meliputi hujan secara sporadis, lebat dan durasi singkat, bahkan hujan es. Selain itu, dampak cuaca ekstrem dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung.

Sementara Koordinator Tim Tanggap Darurat ACT Lukman Solehudin mengatakan, sejak jauh hari Tanggap Darurat ACT  telah mempersiapkan penanganan kebencanaan jika terjadi kondisi tanggap darurat selama musim hujan. Tim Tanggap Darurat ACT telah melakukan persiapan berupa pelatihan penyelamatan di air (water rescue).

“Kita gencar melakukan pelatihan mengingat musim hujan sudah mulai memasuki wilayah DKI Jakarta, dan ketika kondisi darurat terjadi, kita siap untuk melakukan penyelamatan” katanya.

Selain DKI Jakarta, Sebanyak 87,7 persen wilayah Indonesia akan memasuki musim hujan per November nanti. Termasuk wilayah yang sedang mengalami transisi pada Oktober ini adalah Jawa, Bali, Nusa Tenggara dan Sulawesi Selatan. Daerah-daerah itu diminta mewaspadai fenomena cuaca ekstrem khas peralihan musim atau pancaroba.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingati waspada fenomena La Nina yang terdeteksi datang kembali pada akhir tahun ini. Peringatan sekaligus sebagai penjelasan atas sejumlah kejadian cuaca ekstrem yang telah muncul di sejumlah daerah.[]