Cuma Makan Nasi dan Garam, Begini Kisah Maemuna Telik Terima Daging Kurban

“Kadang kita makan kosong. Itu tidak ada lauk, ya nasi sama garam. Atau paling pakai ikan asin, ya kalau makan daging itu saat kurban saja,” ungkap Maemuna Telik, salah seorang penerima daging kurban di Desa Kletek, Kabupaten Malaka NTT.

Global Qurban ACT
Maemuna Telik, salah seorang penerima daging kurban di Desa Kletek, Kabupaten Malaka NTT. (ACTNews)

ACTNews, MALAKA – Nikmat merasakan kudapan daging amat jarang dirasakan Maemuna Telik, seorang warga di Desa Kletek, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Maemuna, sapaan akrabnya, mengaku  penghasilan sang suami yang bekerja sebagai buruh nelayan tidak cukup untuk membeli daging sapi.

“Di sini suami turun laut (jadi nelayan), biasanya turun laut sore-sore jam tiga dan pulang jam enam pagi. Saya suka khawatir. Nanti itu ikannya biasa langsung jual di pantai” ungkap Maemuna, pada Jumat (23/7/2021).

Ibu rumah tangga itu mengungkapkan, begitu sulit mendapatkan makanan bergizi sekalipun daging untuk dihidangkan kepada keluarganya. Bahkan, tak jarang ia dan keluarga hanya mengonsumsi nasi dan garam saja. “Kadang kita makan kosong. Itu tidak ada lauk, ya nasi sama garam. Atau paling pakai ikan asin, ya kalau makan daging itu saat kurban saja,” tutur Maemuna.

Kehadiran Global Qurban-ACT di Desa Kletek, Kabupaten Malaka NTT, menjadi keberkahan tersendiri bagi Maemuna. “Alhamdulillah karena ini (kurban) jadi senang. Pengennya semoga begini terus,” tutur Maemuna. Maemuna berencana mengolah daging kurban pemberian Global Qurban-ACT dengan olahan khas NTT, yakni dengan direbus atau pun diolah menjadi dendeng kering.

Sementara itu, Tim Global Qurban-ACT Bobby Sandra mengungkapkan, rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian masyarakat Indonesia dalam menyalurkan kurban melalui ACT.

“Alhamdulillah, nikmat kurban tahun ini bisa dirasakan untuk saudara-saudara kita di pelosok negeri, seperti Ibu Maemuna ini yang begitu jarang bisa makan daging,” tutur Bobby, pada Jumat (23/7/2021). Sebanyak 17 ekor sapi kurban dari Global Qurban-ACT tersalurkan di wilayah Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Daging kurban terbaik ini menyasar warga mualaf dan masyarakat prasejahtera yang begitu kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup.[]