Curhat Kuli Bongkar Muat Beras, Diupah Hanya Rp35 Ribu

“Ya kalo penghasilannya segitu mau diapain lagi. Harapan mah banyak tapi ya kemampuannya segini. Orang yang kerja di pabrik aja banyak di PHK-in, padahal punya ijazah, apalagi ya kita yang enggak punya ijazah,” tutur Mukhlis.

Operasi Makan Gratis
Mukhlis (33), seorang kuli bongkar muat tengah beristirahat di antara puluhan karung beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. (ACTNews/Ichsan Ali)

ACTNews, JAKARTA – Mungkin sebagian besar dari kita tinggal menikmati lezatnya sepiring nasi didampingi lauk yang enak dan bergizi. Namun, dibalik semua itu ada peluh bercucuran dari para kuli bongkar muat beras yang tengah berhadapan pada bunyi perut pertanda rasa lapar.

Mukhlis (33), salah seorang kuli bongkar muat beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, mengaku begitu kesulitan memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. “Dulu sempat kerja di toko, tetapi sekarang jadi kuli luar. Kita kerja dapet duit, kita enggak kerja ya enggak dapet (uang),” ungkap Mukhlis, Selasa (24/8/2021).

Pria asal Kabupaten Serang, Banten, ini mengaku telah menjadi kuli bongkar muat beras selama puluhan tahun. Ia diupah Rp35 ribu untuk membongkar puluhan karung beras dalam satu truk.