Dakwah Ustaz Enjang Mubarok di Benteng

Setiap hari, waktu Ustaz Enjang Mubarok dihabiskan dengan mengajar ilmu agama anak-anak Benteng. Meski tidak dibayar, Ustaz Enjang konsisten melakukannya.

ustaz enjang mubarok
Ustaz Enjang Mubaro saat sedang mengajar anak-anak mengaji. (ACTNews)

ACTNews, SUKABUMI – Rumah Enjang Mubarok setiap hari dipenuhi dengan kegiatan belajar mengajar. Mulai dari pagi hari hingga isya, suara riuh anak-anak mengaji rutin terdengar. Di pagi hari rumah Enjang dijadikan Raudhatul Atfal (Taman Kanak-kanak), siang hari dijadikan TPQ, dan bakda asar dijadikan tempat mengaji. Sementara usai maghrib, Enjang mengajar di masjid. 

Rumah yang terletak di Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi tersebut disulap menjadi tempat belajar sejak 2011. Saat itu, Ustaz enjang prihatin, anak-anak di lingkungannya tidak bisa mendapat pendidikan agama selain di sekolah umum. 

“Kalau di sekolah umum waktu pelajaran agamanya sangat terbatas. Jadi saya buat madrasah diniyah masuknya habis dzuhur, agar waktu anak-anak belajar agama Islam lebih banyak. Nanti selepas maghrib, anak-anak khusus mengaji Al-Qur’an,” ujarnya, Selasa (26/10/2021). 


Resdiana Pratama dari tim ACT Sukabumi menjelaskan, Ustaz Enjang mengajar mengaji dengan penuh kesabaran. Bahkan kegiatan mengajar mengaji Ustaz Enjang lakukan dengan sukarela. Untuk makan sehari-hari, bersumber dari ladang.

“Kalaupun dikasih (kafalah) itu inisiatif atau ungkapan rasa terimakasih orangtua santri kepada beliau. Ustaz Enjang tidak pernah mewajibkan santrinya membayar iuran,” ujarnya.

Untuk mendukung perjuangan Ustaz Enjang Mubarok, Global Zakat-ACT memberikan bantuan biaya hidup, Selasa (26/10/2021). Bantuan ini merupakan realisasi dukungan ACT terhadap Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia yang diinisiasi MUI.[]