Dapur Terpusat Dukung Aksi Humanity Food Van

Pangan menjadi kebutuhan mendesak di tengah pandemi corona. Pasalnya, masyarakat prasejahtera mengalami kesulitan, imbas dari semakin melemahnya perekonomian. Untuk itu, Humanity Central Kitchen hadir. Tak hanya sebagai simbol kebaikan karena lebih dari setengah sahamnya diwakafkan, tapi juga sebagai penyedia makanan siap santap bagi masyarakat secara gratis.

Koki Dapur Terpusat memindahkan lauk yang sudah matang ke nampan untuk selanjutnya di kemas. Makanan ini akan dibagikan ke masyarakat secara gratis menggunakan Humanity Food Van. ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, KABUPATEN BOGOR Udara di dalam ruangan Dapur Terpusat (Humanity Central Kitchen) di kawasan Desa Pasir Angin, Megamendung, Kabupaten Bogor agak hangat, Selasa (7/4). Kompor-kompor bertekanan tinggi menyala untuk memasak nasi, lauk berupa ayam, mi goreng, serta sayur sebagai pelengkap. Para koki handal tak mengistirahatkan tangannya. Mereka terus bekerja untuk menyediakan hidangan siap santap bagi masyarakat di tengah pademi corona.

Hari itu, 2 ribu porsi makanan siap santap dihidangkan dalam kemasan kotak berbahan kertas agar lebih ramah lingkungan. Joni Kusumahadi sebagai pemilik serta kepala koki di Dapur Terpusat mengawasi koki lainnya yang menyediakan makanan lezat dan bergizi bagi masyarakat.

“Tiap tahap masak terpisah ruangan, jadi tidak membaur dalam satu ruangan saja,” jelas Joni sambil mengajak ACTNews berkeliling melihat Dapur Terpusat yang baru saja selesai pembangunan ini.

Di luar dapur, telah berjajar 10 armada Humanity Food Van. Kendaraan yang disulap oleh ACT sebagai armada pendistribusi hidangan siap santap ini akan membawa makakan dari Dapur Terpusat langsung ke penerima manfaat. Wilayah distribusinya ialah Jabodetabek.

Koordinator aksi Humanity Food Van Rian Andriana Rachman mengatakan, distribusi hidangan siap santap menggunakan Humanity Food Van ini akan terus berjalan tiap harinya selama pandemi corona. Makanan yang disediakan di Central Kitchen bakal disalurkan bagi masyarakat prasejahtera serta pekerja informal yang ada di wilayah Jabodetabek. “Mobil ini juga akan berkeliling ke kantor-kantor cabang ACT untuk mendukung aksi pemenuhan pangan di berbagai daerah,” jelasnya,Selasa (7/4).

Dapur Terpusat berdiri untuk sanggup menyediakan hingga 10 ribu porsi makanan siap santap tiap harinya. Sebelum adanya Humanity Food Van, Dapur Terpusat juga mendukung hidangan untuk pasien serta petugas medis yang ada di Rumah Sakit Covid-19 Wisma Atlet Jakarta serta beragam aksi kemanusiaan. Tak hanya mendukung beragam aksi kemanusiaan ACT, dapur yang berdiri atas prakarsa Joni serta Setija Budi, seorang pilot Garuda Indonesia, juga menyediakan makanan siap santap untuk kebutuhan katering kegiatan yang sering diadakan di berbagai tempat di wilayah Puncak, Bogor.

Pertengahan Februari lalu Joni secara resmi menyerahkan sebagian besar saham perusahaannya untuk diwakafkan melalui Global Wakaf, yakni PT Makmur Bahagia Sejati, yang turut mengelola dapur terpadu ini.[]