Dapur Terpusat: Tempat Hidangan Gratis Diolah Selama Pandemi Corona

ACTNews mengunjungi Dapur Terpusat (Humanity Central Kitchen) di Ciawi Bogor untuk melihat persiapan hidangan layanan makan gratis, Senin (30/3). Hidangan ini akan disajikan untuk para tenaga medis maupun masyarakat prasejahtera yang ekonominya terpuruk di masa darurat Covid-19.

Koki Humanity Food Truck Joni Kusumahadi menyiapkan sayuran yang akan dimasak sebagai makan malam paramedis,TNI, juga Polisi yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Senin (30/3). Seribu porsi disiapkan Joni dan Tim di Dapur Terpusat yang berada di wilayah Ciawi, Bogor. (ACTNews/Gina Mardani)

ACTNews, BOGOR – Peta petunjuk jalan meminta kami berbelok ke arah perkampungan di sebelah kiri jalan, persis setelah melintasi Jembatan Gadog di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Bogor, Jawa Barat. Terus masuk sejauh 1,2 kilometer, Humanity Central Kitchen milik PT Makmur Bahagia Sejati yang dikepalai Koki Humanity Food Truck Joni Kusumahadi berada.

Mobil kami berhenti sesuai titik lokasi, sebuah pagar besar alumunium menjadi pagar Dapur Terpusat dengan luas tanah 2.000 meter persegi itu. “Langsung masuk ke dalam,” suara chef Joni menyambut kami melalui sambungan telepon. Pagar kemudian dibuka oleh seorang petugas keamanan, chef Joni ternyata sudah menunggu kami di balik pagar dengan telepon genggam masih di telinga.

Koki asal Gunung Kidul, Yogyakarta, itu menyambut kedatangan kami hangat. Ia amat detail menjelaskan ruangan dan fungsi di dapur terpusat. “Bangunan dapur saat ini seluas 500 meter persegi, terdiri dari dua lantai. Bagian bawah untuk produksi, dan atas untuk office,” terang Joni. Sebagian bangunan Joni buat dengan gaya rumah kontainer yang anti gempa.

Kami dipersilakan masuk ke ruangan produksi dengan berganti sepatu khusus terlebih dahulu. Di awal kami disambut ruangan persiapan yang juga berseberangan dengan ruang penyimpanan dan pemotongan daging (butcher). Lebih dari seribu porsi makan malam tengah disiapkan Joni dan tim, Senin (30/3) siang itu. Makan malam tersebut akan diantar ke rumah sakit darurat Covid-19 Wisma Atlet sore harinya.


Tim ACTNews menemui Koki Humanity Food Truck sekaligus pemilik PT Makmur Bahagia Sejahtera Joni Kusuma Hadi di Dapur Terpusat, Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3). Di dapur tersebut ribuan porsi makanan untuk para tenaga medis dan petugas di sejumlah rumah sakit rujukan penangan pasien Covid-19 diproduksi. (ACTNews/Akbar)

Lebih lanjut, Joni bercerita, Dapur Terpusat yang baru resmi digunakan awal Maret itu langsung melayani misi kemanusiaan pada debutnya. “Alhamdulillah, pertama produksi kami memasak untuk melayani kemanusiaan. Berbarengan dengan membuat makanan siap santap ACT untuk program Bersama Lawan Corona ini,” kata Joni. Dengan adanya dapur pusat dari sejumlah Humanity Central Kitchen, Joni berharap bisa lebih banyak berkontribusi untuk kemanusiaan.

Selain di Ciawi, Bogor, Dapur terpusat juga memiliki dapur satelit di Menara 165 dan Pondok Gede. Dapur Satelit itu juga memiliki fungsi masing-masing sesuai dengan permintaan yang harus dipenuhi. “Kalau di Jakarta ada kegiatan kemanusiaan juga dapat masak di dapur satelit, tetapi memang kelengkapannya belum sebanyak dapur utama ini,” jelas Joni.

“Adanya dapur terpusat ini dapat membantu kegiatan Humanity Food Truck. Jadi truk bisa melakukan aksi kemanusiaan di tempat lain yang mungkin belum mampu dijangkau central kitchen untuk wilayah distribusinya,” ungkap Joni.

Pertengahan Februari lalu Joni secara resmi menyerahkan sebagian besar saham perusahaannya untuk diwakafkan melalui Global Wakaf, yakni PT Makmur Bahagia Sejati yang turut mengelola dapur terpadu ini.[]