Dapur Umum ACT Layani Korban Longsor Tasikmalaya

Aksi Cepat Tanggap Tasikmalaya membuka dapur umum di Desa Cikubang, Kecamatan Taraju, untuk melayani korban longsor yang menerjang sejumlah rumah di desa tersebut, Sabtu (20/6).

Warga bergotong royong menyiapkan makan siang untuk korban longsor di Desa Cikubang. (ACTNews)

ACTNews, TASIKMALAYA – Aksi Cepat Tanggap dan Masyarakat Relawan Indonesia Tasikmalaya mendirikan dapur umum dan membagikan makanan siap santap kepada korban banjir di Kecamatan Cibalong dan korban longsor di Kecamatan Taraju. Dapur umum di Desa Cikubang, Kecamatan Taraju, dibuka pada Ahad (21/6) pagi merespons longsor yang terjadi Sabtu dini hari, sedangkan makanan siap untuk korban banjir di Desa Cibalong langsung dibagikan Jumat (19/6) malam.

Koordinator Tim Program ACT Tasikmalaya Fauzi Ridwan menjelaskan, saat dihubungi ACTNews Ahad (21/6), relawan segera diturunkan untuk merespons kebutuhan para korban. “Sejak Jumat malam para relawan langsung bergegas ke Kecamatan Cibalong untuk membantu warga dan membagikan makanan siap santap. Pagi ini (Ahad) kembali ke lokasi untuk membersihkan material dan membagikan makanan siap santap. Pagi ini kami juga mengaktivasi dapur umum di Kecamatan Taraju,” jelas Fauzi. Dapur umum dan makanan siap santap setiap hari menyediakan 200 porsi makanan bergizi untuk para pengungsi.

Data yang dihimpiun MRI Tasikmalaya, sejumlah 30 rumah dan 96 jiwa di Desa Cikubang terdampak longsor. Para korban kini mengungsi ke musala dan sebagian rumah warga yang lebih aman.

“Kebutuhan mendesak yang masih mereka butuhkan adalah pakaian hangat, makanan siap santap, dan selimut,” lanjut Fauzi.

Sejak Kamis (18/6), hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tasikmalaya menimbulkan sejumlah bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga jembatan ambruk. Longsor tercatat di Kecamatan Cigalontang, Gunungtanjung, Cibalong, Suakaraja, Puspahiang, dan Parungponteng. Sementara itu, banjir melanda Kecamatan Sukaresik dan Cikatomas hingga membuat satu jembatan ambruk.[]