Dapur Umum ACT Suplai Pangan Korban Banjir Kuansing

Dapur Umum ACT Suplai Pangan Korban Banjir Kuansing

Dapur Umum ACT Suplai Pangan Korban Banjir Kuansing' photo

ACTNews, KUANTANG SINGINGI - Pascabencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Kuantang Singingi (Kuansing) pada Rabu (27/2), warga terdampak masih berupaya pulih. Di Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar, sebagian warga yang rumahnya hancur, memilih tetap mengungsi. Sementara sebagian warga lainnya bertahan di rumah mereka yang selamat dari terjangan banjir.

Pangan menjadi kebutuhan utama mereka saat ini. Oleh karena itu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Riau bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) membuka Dapur Umum untuk menyuplai pangan bagi korban banjir di Desa Petapahan.

Mulai beroperasi sejak Jumat (1/3) Pagi, Dapur Umum ACT menyediakan makanan siap santap untuk 30 keluarga di Desa Petapahan yang terdampak banjir.

"Alhamdulillah, kami bersyukur atas apa yang telah dilakukan ACT. Karena kami tidak bisa memasak sama sekali, sementara untuk membeli makanan tentu sangat mahal," ungkap Anto, warga Desa Petapahan.

Dapur Umum ACT akan terus aktif selama beberapa hari ke depan, hingga aktivitas masyarakat mulai normal kembali. Hal ini disampaikan oleh Benny Andrizal dari Tim Program ACT Riau.

Selain membuka Dapur Umum, ACT juga mendistribusikan beberapa kebutuhan bagi masyarakat setempat. "Tim kami bersama MRI sudah mendistribusikan sembako, keperluan harian, selimut, dan popok bayi. Dan jika nanti banyak keluarga yang butuh layanan kesehatan, tidak menutup kemungkinan tim kami akan gelar pelayanan medis untuk mereka," terang Benny.

 

Saat ini, sebagian warga tetap bertahan di rumah-rumah mereka walau kondisi sudah rusak. Adapun warga dengan bangunan rumah warga yang hancur, mereka menumpang di rumah warga lain maupun bertahan dengan sisa-sisa bangunan yang ada.

“Kami juga berikhtiar untuk bantu mereka yang kehilangan rumahnya. Insya Allah kami akan galang dana, semoga lancar. Mohon doanya,” pungkas Benny. []

Bagikan