Dapur Umum ACT Terus Sajikan Hidangan untuk Warga Tasikmalaya

Dapur Umum ACT Terus Sajikan Hidangan untuk Warga Tasikmalaya

ACTNews, TASIKMALAYA - Kepulan asap terlihat dari atap Dapur Umum Aksi Cepat Tanggap (ACT) di samping Lumbung Ternak Masyarakat (LTM) Desa Cintabodas, Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (12/11). Asap itu bersumber dari tungku kayu bakar yang digunakan untuk memasak sajian makan siang bagi pengungsi banjir bandang dan longsor di Tasikmalaya. Bumbu seperti cabai, bawang merah dan putih, lada, dan rempah lainnya digerus halus untuk kemudian ditumis.

Dua tungku di sebelahnya juga membara api dari kayu kering yang didapat dari kebun sekitar LTM. Asapnya tak kalah membuat perih mata, namun ibu-ibu yang memasak tak terganggu dengan asap putih yang ada. Di atas tungku terdapat dandang tinggi yang di puncaknya terlihat nasi yang tengah ditanak.

 

Setelah matang nanti, nasi beserta lauk-pauk segera dibungkus untuk kemudian dibagikan ke pengungsi. Setiap harinya secara rutin Dapur Umum di LTM-ACT ini menyediakan hidangan untuk pengungsi di sekitar Desa Cikuya. Dapur umum ini akan menyediakan lebih kurang 250-300 porsi nasi bungkus per harinya. Sementara kebutuhan pangan desa lain disediakan dari Dapur Umum yang tersebar di beberapa wilayah.

“Siang ini kita mau kirim ke pengungsian Kampung Cibinong, Bojongsari, Culamega,” ungkap Koordinator Posko Banjir Bandang Tasikmalaya Uum Jumhur, Senin (12/11). 

Hari ini, lauk yang disediakan berupa bihun, telur balado dan ayam goreng. Aroma harum sudah tercium sejak bumbu tumis masuk penggorengan untuk dimasak. “Setiap hari lauknya ganti-ganti, kadang telur dadar, ayam balado sama sayur juga,” kata salah satu pemasak Sarimah. []