Dapur Umum Indonesia, Ikhtiar Menjaga Al-Quds dari Kelaparan

Dapur Umum Indonesia, Ikhtiar Menjaga Al-Quds dari Kelaparan

ACTNews, YERUSALEM – Kepulan asap beraroma rempah menguap dari Dapur Umum Indonesia Aksi Cepat Tanggap di Al Quds, atau juga dikenal sebagai Kota Tua Yerusalem. Harum itu berasal dari nasi briyani yang baru tanak. Pagi itu, Rabu (20/3), 900 porsi nasi briyani dengan lauk ayam tengah disiapkan relawan Aksi Cepat Tanggap untuk warga Yerusalem. Makanan akan dibagikan kepada jamaah masjid Al Aqsa di sekitaran  Gerbang Al Majlis Masjid Al Aqsa.

Selama sepekan pada minggu ketiga bulan Maret ini, Dapur Umum Indonesia dioperasikan di gerbang-gerbang Masjid Al Aqsa, yaitu Gerbang Al Majlis, Gerbang Al Qateneen, dan Gerbang Al Amood.

“Makanan siap santap dari Dapur Umum Indonesia dibagikan kepara para murabithen Al Aqsa dan jamaah salat. Pada pekan ini, pembagian berlangsung pada 16-22 Maret menjangkau 5.150 penerima manfaat,” lapor Andy Noor Faradiba dari Global Humanity Response (GHR).

Menjelang siang, makanan dibawa ke wilayah Gerbang Al Majlis, dan dibagikan kepada warga yang melintas. Kehadiran Dapur Umum Indonesia di Al Aqsa merupakan representasi dukungan bagi warga Yerusalem dan para murabithen yang telah menjaga Masjid Al Aqsa selama ini.

Selain Dapur Umum Indonesia, dukungan pangan untuk Yerusalem hadir dalam bentuk Humanity Card. “Program ini diperuntukkan bagi para 300 kepala keluarga murabithen Masjid Al Aqsa. Dengan Humanity Card mereka dapat berbelanja sesuai jumlah top up kartu tiap bulannya,” kata Faradiba.

Ikhtiar bangsa indonesia menjaga Palestina dari kekurangan pangan pun telah dilakukan sejak 12 tahun silam. Pada periode 2006-2007, ACT menunaikan bantuan itu dalam bentuk paket pangan. Hingga saat ini, ikhtiar itu terus dilakukan dalam wujud program yang lebih variatif.

Dukungan Indonesia untuk Al Aqsa pun senantiasa digaungkan. Mengingat, beberapa pekan lalu, ketegangan menguat di Masjid Al Aqsa. Buka-tutup gerbang Al Aqsa menuai protes jamaah Palestina. Aksi protes dilakukan dengan pelaksanaan salat berjamaah di jalan dan di depan gerbang-gerbang Al Aqsa.[]