Dedikasi Tim Ramadhan Care Line Layani Warga yang Butuh Bantuan Pangan hingga Tengah Malam

“Pengalaman paling berkesan dari penerima itu, ada yang menelpon balik hanya untuk mengucapkan terimakasih kalau berasnya sudah sampai,” ujar Yusuf. Tidak hanya itu, Yusuf juga mendapatkan banyak doa-doa baik dari penelpon sebagai ungkapan bahagia ingin dibantu oleh melalui RCL ACT.

Ramadhan Care Line
Martin Prabowo (24), salah satu operator yang menerima telepon dari warga untuk layanan Ramadan Care Line. (ACTNews/Masita)

ACTNews, JAKARTA – Banyak cerita dari operator layanan Ramadhan Care Line Aksi Cepat Tanggap saat berinteraksi dengan calon penerima di saluran telepon. Seperti yang dialami oleh Muhammad Yusuf (21), salah satu operator Ramadhan Care Line (RCL) Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang pernah mendapat telepon balik dari calon penerima manfaat untuk mengucapkan terima kasih.

“Pengalaman paling berkesan dari penerima itu, ada yang menelpon balik hanya untuk mengucapkan terimakasih kalau berasnya sudah sampai,” ujar Yusuf. Tidak hanya itu, Yusuf juga mendapatkan banyak doa-doa baik dari penelpon sebagai ungkapan bahagia ingin dibantu oleh melalui RCL-ACT.  

Sebagai petugas RCL, Yusuf bertugas untuk mengangkat telepon, mendata nama, alamat lengkap, dan berkas-berkas pendukung untuk kemudian diverifikasi. Setiap hari, sebagai seorang operator, per hari, Yusuf bisa menerima hingga 250 layanan telepon.

“Nonstop bicara sampai istirahat pun diusahakan untuk nelpon karena kita tujuannya untuk membantu umat,” ujar Yusuf.

 

Sejak layanan RCL ACT tersedia 24 jam, setiap operator juga mendapatkan jadwal kerja sif malam. Operator lainnya, Martin Prabowo (24) yang juga pernah mendapatkan sif malam berujar ia memaknai pekerjaan ini sebaik mungkin, sebab, menurut Martin, pekerjaan ini menjadi salah satu amal yang bisa ia lakukan dalam membantu sesama.

“Biasanya jam 7 malam sampai setelah isya, banyak penelpon bisa sampai 70 orang. Menjelang sahur juga agak ramai. Penelpon tengah malam  pun selalu ada,” ujar Martin.

Saat ini, Ramadan Care Line ACT sedia 24 jam dan melayani 3.000 warga Jadetabek setiap harinya untuk melayani bantuan pangan berupa beras. 

“Bismillah, dengan spirit sepuluh hari terakhir Ramadan ini kami sampaikan layanan Ramadhan Care Line akan buka 24 jam. Gudang-gudang sudah kami siapkan, relawan dan Humanity Bikers sebanyak 642 orang sudah disiapkan, kami ingin semua kantor cabang juga bergerak,” kata Presiden ACT Ibnu Khajar, Senin (3/5/2021) lalu.[]