Deir Al Balah, Gaza, Tak Luput dari Berkah Sumur Wakaf

Menggunakan pipa besi 12 inchi pada kedalaman 65 meter dan kolam air 13 meter, Sumur Wakaf berhasil mengalirkan air di wilayah permukiman Abu Al Ajeen, Deir Al Balah, Gaza.

Mitra Aksi Cepat Tanggap menguji coba sumber air Sumur Wakaf di wilayah Abu Al A’jeen, Deir Al Balah, Januari lalu. (ACTNews)

ACTNews, DEIR AL BALAH – Ikhtiar menyediakan sumber air bersih terus dilakukan untuk masyarakat Gaza melalui pembangunan Sumur Wakaf. Awal Januari lalu, Global Wakaf-ACT baru saja merampungkan sumur sedalam 65 meter di wilayah Abu Al A’jeen, Deir Al Balah.

Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response - Aksi Cepat Tanggap melaporkan, pembangunan Sumur Wakaf di Abu Al Ajeen diselesaikan dalam waktu 15 hari. Sumur dibor menggunakan pipa besi 12 inchi pada kedalaman 65 meter dan kolam air 13 meter. Sumur kemudian dipasang pipa bertekanan 10 bar dengan kapasitas 15 hp dan efisiensi 55.000 liter per jam.

“Sumber air dilengkapi dengan koneksi untuk memudahkan penyaluran air ke berbagai wilayah kota dan perluasan jaringan listrik proyek. Insyaallah, sebanyak 3000 KK atau setara 20.000 Jiwa bisa memanfaatkan sumur wakaf ini,” terang Said.

Sumur ini meliputi distrik Abu al-A'ajjin, yaitu sebuah daerah marjinal yang terletak di pinggiran kota Deir al Balah dekat Lembah Wadi al-Salqa, wilayah ini dianggap sebagai daerah yang sangat miskin dan sangat membutuhkan air karena kepadatan penduduknya.

Said menjelaskan, Wilayah Deir El-Balah mengalami kekurangan air yang parah, hal ini disebabkan salinitas yang tinggi di wilayah tersebut. Deir Al Balah dianggap salah satu kota agraris, sebab itu, kebutuhan air penggunaan air untuk irigasi lahan pertanian sangat tinggi. 

“Sumur Wakaf ini memberikan kebermanfaatan bagi banyak pihak salah satunya bagi keluarga pra sejahtera yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih. Dengan adanya sumur wakaf, kebutuhan tersebut dapat mereka dapatkan dengan mudah, rutin dan kapan pun,” pungkas Said.[]