Deni Sukirman, Ajak Orang Bersedekah Lewat Kencleng Kemanusiaan

Telah berjalan selama dua bulan menjadi relawan ACT, Deni Sukirman (45) seorang mantan pedagang asongan, tidak hentinya menyebarluaskan manfaat sedekah lewat kencleng kemanusiaan di Kota Tangerang, Banten.

Deni Sukirman (45), mantan pedagang asongan yang kini menjadi relawan ACT di Kota Tangerang, Banten. (ACTNews/Ichsan Ali)

ACTNews, KOTA TANGERANG – Niat baik bersedekah melalui kencleng (celengan) kemanusiaan yang dilakukan Pedagang Asongan Cahyono di Jalan Veteran, Kota Tangerang, Banten, tidak terlepas dari peran seorang Deni Sukirman (45). Deni merupakan relawan ACT, sekaligus mantan pedagang asongan di kawasan Kota Tangerang ini.

Telah berjalan selama dua bulan menjadi relawan, Deni sapaan akrabnya, mengaku ingin menyebarluaskan gerakan sedekah melalui kencleng kemanusiaan. “Saya juga dulunya pengamen dan pernah dagang asongan juga, jadi saya merasakan rasanya diberi (sedekah) orang pas lewat,” tutur Deni kepada tim ACTNews, Selasa (3/8/2021).

Ramadan lalu, Deni mulai mengajak Cahyono, dia juga mengajak penjual bubur ayam, martabak telur mini, pedagang batagor, hingga pemangkas rambut. “Saya enggak tahu kenapa bisa (ajak) mereka (para pedagang). Bagi saya memberi (sedekah) bukan berarti punya (harta), tetapi bisa merasakan kalau kita enggak punya apa-apa. Saya gaungkan itu ke para pedagang ayolah bersedekah, jadi rezeki yang Anda dapat itu ada rezeki orang lain.” tutur Deni.

Menurut Deni, sedekah harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam hidup. “Hidup itu harus berjiwa sosial dan umur saya sudah 45 tahun, apa lagi yang diharapkan kecuali ibadah. Kalau saya hidup itu hanya untuk membuat sejarah. Harta ini adalah titipan, ketika harta itu diminta sama yang punya harta, kita harus mau menyalurkan atau mengembalikan. Ayo mari kita sama-sama berkolaborasi dan bersinergi untuk membantu (masyarakat) dalam dan luar negeri,” tambah Deni.[]