Diaspora Prasejahtera Uighur Kembali Terima Bantuan

Keluarga yatim dan prasejahtera Uighur di Turki terus menjadi perhatian dermawan Indonesia. Hingga pertengahan tahun, sejumlah bantuan terus disalurkan untuk membantu kehidupan mereka.

Diaspora Prasejahtera Uighur Kembali Terima Bantuan' photo

ACTNews, KAYSERI – Bantuan untuk keluarga prasejahtera Uighur kembali disalurkan. Santunan diberikan kepada diaspora Uighur di Kayseri, Turki, pada Jumat (2/8) dan Sabtu (3/8) beriring dengan bantuan operasional untuk madrasah dan tunjangan guru Uighur di Kayseri.

“Santunan kali ini diterima 70 keluarga UIghur. Mereka adalah keluarga prasejahtera dan di antaranya yatim,” lapor Sucita Ramadinda dari tim Global Humanity Response (GHR) - Aksi Cepat Tanggap (ACT), Senin (5/8).

Hari itu, para penerima manfaat pun berkumpul di salah satu madrasah Uighur di Kayseri. Mereka bergantian maju menerima santunan ACT.

“Sekitar 1.500 jiwa Uighur terpaksa lari ke Turki untuk menghindari masuk ke kamp reedukasi. Mereka ini lah yang sekarang dalam kondisi yang sangat membutuhkan karena mereka tidak bisa menghubungi keluarga via komunikasi mana pun. Mereka juga tidak bisa meneruskan kuliah di sini karena kekurangan biaya,” ungkap Seyit Tumturk, salah satu diaspora Uighur di Turki kepada ACTNews awal tahun lalu.


Bantuan untuk Uighur merupakan bentuk dukungan yang terus dilakukan masyarakat Indonesia. Lebaran idulfitri lalu, bantuan pangan dan hadiah lebaran juga disalurkan kepada para diaspora Uighur.

Masyarakat Uighur di Kayseri umumnya hidup dari bantuan kemanusiaan. Hal ini mengingat status mereka yang menjadi imigran menjadikan mereka sulit mendapatkan pekerjaan. Sebagian besar diaspora Uighur di turki merupakan imigran dari Xinjiang atau pun Beijing. Mereka melarikan diri dari represi dan kriminalitas yang dilakukan otoritas Cina.[]

Bagikan