Diterjang Banjir, Puluhan Warga Kebumen Masih Mengungsi

Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Purwokerto terjun ke titik terdampak banjir di Desa Madurejo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen pada Senin (26/10) sore ini. Akibat dari banjir, puluhan warga masih mengungsi dan 3 tanggul di lokasi jebol.

Diterjang Banjir, Puluhan Warga Kebumen Masih Mengungsi' photo
Rumah warga di Desa Madurejo yang hampir tertimbun oleh longsoran. (ACTNews)

ACTNews, KEBUMEN – Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Purwokerto terjun ke lokasi terdampak banjir di Desa Madurejo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Akibat banjir, warga mengungsi ke beberapa titik. Salah satunya di SD Madurejo, di mana terdapat sekitar 50 orang penggungsi pada Senin (26/10) sore tadi.

“Kondisi sudah surut meskipun masih ada genangan. Sempat banjir setinggi pinggang orang dewasa. Ada 50 pengungsi di SD Madurejo dan bisa bertambah karena potensi banjir susulan masih ada karena hujan tiba-tiba kembali deras sore tadi,” ujar Rama Fardiansyah selaku Kepala Program ACT Purwokerto.

Meskipun berada di dekat daerah pantai dan di dekat aliran sungai yang besar, baru pertama kalinya warga Desa Madurejo mengalami banjir separah ini. Kondisi ini agak mengejutkan mereka karena belum bersiap dengan datangnya banjir.


Banjir yang melanda Desa Madurejo dan sekitarnya. (ACTNews)

“Kalau kerusakan rumah tidak ada, yang ada 3 tanggul jebol akibat banjir. Kerugian warga ada di barang-barang yang belum sempat terangkut ketika banjir terjadi,” kata Rama.

Selain asesmen, ACT Purwokerto juga mendistribusikan bantuan paket sembako kepada warga terdampak sebagai pemenuhan kebutuhan darurat. “Kita sudah mendistribusikan sembako kepada warga terdampak. Mudah-mudahan, bantuan ini dapat bermanfaat untuk warga di masa-masa darurat ini,” terang Rama.


Ke depannya, ACT bisa berharap membersamai para korban banjir kembali hingga masa pemulihannya. “Kami berharap bisa mendampingi mereka terus hingga kondisi kembali normal. Untuk itu, kami berharap dukungan dari para dermawan untuk membersamai masyarakat yang kini sedang menghadapi potensi bencana banjir, maupun yang terdampak. Bantuan dapat disalurkan melalui laman Indonesia Dermawan atau transfer melalui BNI Syariah di nomor 8800007871 atas nama Yayasan Aksi Cepat Tanggap,” pungkas Rama.

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras mengakibatkan banjir di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Beberapa daerah tersebut di antaranya Kabupaten Cilacap, Kebumen, bahkan banjir juga mengakibatkan longsor di Desa Kandangwangi, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara. Catatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat yang diperoleh oleh Tim ACT menyebutkan, di Kabupaten Kebumen sendiri ada 13 desa yang diterjang banjir hingga beberapa akses jalan tertutup, sebuah jembatan terputus, dan beberapa titik mengalami longsor. []